alfithrah surabaya

Liburan Pulang Santri Al Fithrah: Jadwal Kepulangan, Teknis, dan Pesan Penting Selama Liburan

Liburan pulang santri merupakan salah satu momentum yang paling dinanti, selain agenda besar Haul Akbar Al Fithrah. Di masa inilah para santri kembali ke rumah untuk menyulam kebersamaan, melepas rindu dengan ayah bunda, saudara, dan keluarga besar.

Sebagai bentuk ikhtiar memberikan waktu istirahat yang berkualitas sekaligus mempererat hubungan santri dengan keluarga, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah menetapkan jadwal liburan pulang santri yang teratur, tertib, dan penuh tanggung jawab. Berikut informasi lengkap yang perlu diperhatikan oleh santri dan wali santri.


Jadwal Liburan dan Waktu Kembali Santri

Liburan pulang santri dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Waktu kepulangan santri:
    Setelah Majelis Haul Akbar Al Fithrah, pada Ahad, 6 Sya’ban 1447 H / 25 Januari 2026 M
  • Waktu kembali ke pesantren:
    Senin, 14 Sya’ban 1447 H / 2 Februari 2026 M

Santri diharapkan kembali tepat waktu. Santri yang datang di atas pukul 17.00 WIB akan dianggap terlambat dan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan pesantren.


Teknis Kepulangan dan Kembali Santri

Agar pelaksanaan liburan berjalan tertib, aman, dan lancar, berikut teknis yang harus diperhatikan:

a. Ketentuan Kepulangan

  • Santri wajib dijemput oleh wali santri atau pihak yang diberi kuasa.
  • Khusus santri putri, penjemput diwajibkan menunjukkan kartu mahrom.
  • Selama berada di rumah, santri sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua/wali.
  • Santri tidak diperkenankan mengadakan kegiatan atau acara yang mengatasnamakan santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah.

b. Ketentuan Kembali ke Pesantren

  • Santri wajib hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  • Membawa perlengkapan pribadi, kitab, dan kebutuhan belajar.
  • Tidak membawa barang-barang terlarang sesuai tata tertib pesantren.
  • Pastikan kondisi fisik dan mental siap untuk kembali mengikuti kegiatan pesantren.

Pesan dan Saran untuk Santri Selama Liburan

Liburan bukan hanya waktu istirahat, tetapi juga kesempatan untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari di pesantren. Oleh karena itu, santri diharapkan:

  • Tetap menjaga shalat lima waktu, adab, dan akhlak Islami.
  • Menghormati dan berbakti kepada orang tua.
  • Membantu pekerjaan rumah dan menjaga keharmonisan keluarga.
  • Mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat seperti mengaji, membaca, dan silaturahmi.
  • Menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater pesantren.
  • Menghindari pergaulan dan aktivitas yang tidak bermanfaat.

Penutup

Demikian pengumuman liburan pulang santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah disampaikan. Semoga masa liburan ini membawa keberkahan, mempererat ikatan keluarga, serta menambah semangat santri untuk kembali menuntut ilmu dengan hati yang segar dan niat yang lurus.

Atas perhatian dan kerja sama wali santri, kami sampaikan terima kasih.
Jazakumullahu khoiron katsiro, wafiron, ma’furan fiddarain. Amin.

Perluas Hingga Barat Kali, Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026 Siap Layani Puluhan Ribu Jamaah

Surabaya– Dalam rangka menyukseskan Haul Akbar Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya Tahun 2026 yang akan digelar pada 24–25 Januari 2026, Tim Maktab telah memulai persiapan sejak tiga bulan sebelum puncak acara. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas terus meningkatnya jumlah jamaah dari tahun ke tahun.

Haul Akbar Al-Fithrah dikenal sebagai salah satu agenda keagamaan terbesar di Surabaya, bahkan di Indonesia. Puluhan hingga ratusan ribu jamaah dipastikan hadir, tidak hanya dari berbagai daerah di Tanah Air, tetapi juga dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Kebutuhan akan tempat istirahat atau maktab pun menjadi aspek krusial yang harus dipersiapkan secara matang agar seluruh jamaah dapat mengikuti rangkaian haul dengan aman dan nyaman.


Maktab: Wujud Memuliakan Tamu dan Menjaga Tradisi Masyayikh

Dalam sejarahnya, pendirian maktab merupakan tradisi mulia yang telah dirintis langsung oleh Hadratusy Syaikh KH. Achmad Asrori Al-Ishaqy. Beliau secara pribadi dahulu meminta kesediaan rumah-rumah warga sekitar untuk dijadikan tempat menginap jamaah haul.

Apa yang dilakukan beliau sejatinya merupakan pengamalan sabda Rasulullah SAW:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya.” (HR. Muslim)

Tradisi ini terus dilestarikan hingga kini oleh Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah sebagai bentuk khidmah dan penghormatan kepada para tamu haul.


Strategi Tim Maktab: Koordinasi Daerah dan Perluasan Wilayah

Pada tiga bulan awal persiapan, Tim Maktab berfokus pada penyusunan RAB, jadwal kegiatan, rapat persiapan, pelatihan tim, serta koordinasi dengan warga. Sosialisasi juga dilakukan secara daring melalui Zoom, menjangkau koordinator dari Jawa, luar Jawa, hingga luar negeri.

Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir kami sudah membentuk koordinator daerah. Pendaftaran maktab kini satu pintu melalui koordinator daerah masing-masing yang terhubung dengan admin pusat,” jelas Ust. Moh. Arista, S.Ag, Koordinator Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026.

Tim Maktab sendiri beranggotakan lebih dari 100 santri, didukung oleh Tim IT dan Tim Penjemputan khusus untuk melayani jamaah dari luar pulau dan luar negeri.

Secara umum, maktab dibagi menjadi dua kategori, yaitu Maktab VIP untuk tamu luar pulau dan luar negeri, serta Maktab Umum untuk jamaah lainnya.


1.121 Lokasi Maktab, Kapasitas Lebih dari 35 Ribu Jamaah

Tingginya jumlah pendaftar maktab pada tahun ini mendorong Tim Maktab untuk melakukan strategi tambahan berupa perluasan wilayah jangkauan maktab. Jika sebelumnya maktab terpusat di wilayah timur kali, kini jangkauan telah meluas hingga wilayah barat kali dan bahkan wilayah utara, termasuk kawasan Gang Tambak Wedi Baru.

Dalam proses pendataan, anggota Tim Maktab mendatangi rumah-rumah warga secara langsung. Respons masyarakat pun sangat menggembirakan. Warga dengan penuh keikhlasan menawarkan rumah, gedung, musala, masjid, hingga gudang, garasi, dan area parkir untuk dijadikan maktab, tanpa pungutan biaya apa pun kepada jamaah.

Hingga Senin, 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.121 lokasi maktab dengan total kapasitas mencapai 35.756 jamaah.


Sinergi Panitia dan Warga Demi Haul yang Khidmat

Dengan capaian tersebut, Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026 menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Sinergi antara panitia dan masyarakat sekitar pondok menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelancaran, ketertiban, dan kekhidmatan Haul Akbar.

Diharapkan, penyelenggaraan maktab pada Haul Akbar 2026 ini tidak hanya menjadi solusi teknis bagi jamaah, tetapi juga menjadi teladan nyata tentang khidmah, keikhlasan, dan semangat memuliakan tamu dalam tradisi pesantren.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Maktab silakan hubungi: Admin Maktab WA 085755697207

Pewarta: Erik Zulfa

Imtihan Wathoni PDF Wustha Al Fithrah Surabaya: Bukan Akhir Segalanya, Tapi Cermin Mutu Pendidikan

Imtihan Wathoni PDF Wustha Al Fithrah Surabaya kembali dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen menjaga mutu pendidikan Diniyah Formal (PDF) berbasis pesantren. Imtihan Wathoni bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sarana evaluasi dan refleksi atas proses pembelajaran yang telah dijalani santri.

Ujian ini menjadi momen penting untuk mengukur kemampuan santri dalam memahami soal-soal berbahasa Arab, yang memang menjadi tantangan tersendiri karena bukan bahasa keseharian. Nilai yang diperoleh bukan semata angka, tetapi gambaran sejauh mana santri menguasai kurikulum nasional PDF.


Pelaksanaan Imtihan Wathoni PDF Wustha Al Fithrah Surabaya

Imtihan Wathoni PDF Wustha Al Fithrah Surabaya dilaksanakan selama tiga hari pada 10 hari menuju Haul Akbar Al Fithrah Surabaya. IW PDF Wustha Al Fithrah ini tepatnya diselenggarakan pada Senin–Rabu, 12–14 Januari 2026 M / 23–25 Rajab 1447 H. Ujian ini diikuti oleh 421 santri, dengan rincian 238 santri putra dan 183 santri putri.

Pelaksanaan ujian menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis android, mengingat keterbatasan jumlah komputer. Sebanyak 22 ruangan digunakan dengan dukungan 44 pengawas dan 4 operator. Panitia internal berasal dari pengurus dan pengajar PDF Wustha Al Fithrah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Secara umum, pelaksanaan berjalan lancar. Kendala yang muncul bersifat teknis, seperti perangkat yang tidak mendukung, baterai habis, atau paket internet, namun hal tersebut telah diantisipasi melalui simulasi dan pengalaman pelaksanaan Imtihan Wathoni sebelumnya.

Tantangan, Evaluasi, dan Kesiapan Santri

Tantangan utama Imtihan Wathoni terletak pada penggunaan bahasa Arab dalam sebagian besar mata pelajaran, seperti Fiqih, Tauhid, Nahwu Shorof, dan Akhlak, sementara Tarikh menggunakan aksara pegon. Hal ini menuntut santri untuk memiliki kemampuan memahami teks Arab secara komprehensif.

Sebagai bentuk kesiapan, lembaga telah melakukan berbagai langkah evaluatif dan preventif, seperti:

  • Tryout dan bimbingan khusus mata pelajaran Imtihan Wathoni
  • Pemberian gambaran soal dan kisi-kisi
  • Simulasi CBT untuk memastikan santri mampu login dan mengerjakan ujian
  • Pengumpulan handphone sebelum ujian demi menjaga kejujuran

Selain pembekalan akademik, santri juga diberikan motivasi, trik sukses Imtihan Wathoni, doa bersama, dan istighosah. Antusiasme santri terlihat tinggi karena ujian ini menjadi kesempatan menunjukkan kemampuan dan hasil belajar mereka.


Makna dan Dampak Imtihan Wathoni bagi Santri dan Lembaga

Imtihan Wathoni memiliki dampak strategis, baik bagi santri maupun lembaga. Bagi santri, ujian ini memberikan pengalaman, pemahaman pola soal, serta pembiasaan menghadapi ujian berskala nasional. Nilai Imtihan Wathoni memang bukan penentu lulus atau tidak lulus, namun menjadi syarat kelulusan administratif, karena data blanko ijazah di Kemenag RI didasarkan pada peserta Imtihan Wathoni.

Bagi lembaga, hasil Imtihan Wathoni menjadi indikator ketercapaian mutu pendidikan. Nilai yang diperoleh akan diketahui oleh seluruh penyelenggara PDF, sehingga menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk terus berbenah. Nilai yang baik tentu menjadi kabar positif, sekaligus pemicu peningkatan kualitas pendidikan ke depan.

“Lebih dari itu, Imtihan Wathoni menanamkan nilai-nilai utama pesantren, seperti kejujuran sebagai mahkota santri, doa, dan tawakal. Para pengawas diimbau untuk menjaga integritas dengan tidak membocorkan soal, apapun hasil yang akan diperoleh” kata Ust. Nur Yasin, S.Ud selaku Kepala PDF Wustha Al Fithrah Surabaya.

Penutup

Imtihan Wathoni PDF Wustha Al Fithrah Surabaya bukan sekadar ujian nasional, tetapi cermin ketercapaian kurikulum dan mutu pendidikan pesantren. Secara formal, ia menjadi jalan menuju ijazah, dan secara keilmuan menjadi ajang kompetisi antar-PDF dalam skala nasional. Dengan komitmen, evaluasi berkelanjutan, dan nilai kejujuran, Imtihan Wathoni diharapkan terus menjadi penguat kualitas pendidikan Diniyah Formal di Indonesia.

PDF Ulya Al Fithrah Resmi Raih Akreditasi Mumtaz (A/Unggul)

Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah ﷻ, Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al Fithrah resmi meraih Akreditasi MUMTAZ (A/Unggul) dari Majelis Masyayikh Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Nomor 47 Tahun 2025.

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan PDF Ulya Al Fithrah sebagai lembaga pendidikan pesantren formal yang berkomitmen menjaga mutu, amanah, dan kualitas pendidikan diniyah tingkat menengah atas.

Proses Visitasi Asesmen Akreditasi

Akreditasi ini diperoleh melalui proses visitasi asesmen yang dilaksanakan pada:

  • Tanggal: 28–29 Oktober 2025
  • Tim Asesor Majelis Masyayikh RI:
    • Dr. Hj. Faizah Rohmah, M.Pd
    • Muhammad Falah Fasih, M.Ag

Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh dan objektif untuk memastikan kesesuaian penyelenggaraan pendidikan dengan standar nasional Pendidikan Diniyah Formal.

Sertifikat hasil asesmen akreditasi ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak:

  • 5 Desember 2025 hingga 5 Desember 2030
  • Ditandatangani langsung oleh Ketua Majelis Masyayikh RI, KH. Abdul Ghofarrozin

Akreditasi Mumtaz merupakan predikat tertinggi yang menandakan keunggulan lembaga dalam aspek tata kelola, kurikulum, tenaga pendidik, serta sistem pembelajaran berbasis kitab kuning.

Bukti Ikhtiar dan Komitmen dalam Mendidik Santri

Capaian Akreditasi Mumtaz ini merupakan bukti nyata dari ikhtiar, kesungguhan, dan amanah PDF Ulya Al Fithrah dalam menjaga mutu Pendidikan Diniyah Formal Ulya, sekaligus menjadi motivasi untuk terus istiqamah mendidik generasi yang beradab, berilmu, beramal ilmiah dan berilmu amaliah.

Semoga Allah ﷻ senantiasa melimpahkan keberkahan, kekuatan, serta keistiqamahan dalam setiap langkah pengabdian PDF Ulya Al Fithrah untuk umat dan bangsa.


Profil PDF Ulya Al Fithrah

Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al Fithrah merupakan lembaga pendidikan jenjang menengah atas yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya, yang didirikan oleh Hadhrotus Syaikh KH. Achmad Asrori Al Ishaqy RA.

PDF merupakan layanan pendidikan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mencetak kader ulama, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama RI Nomor 31 Tahun 2020, yaitu pendidikan pesantren formal yang diselenggarakan secara berjenjang, terstruktur, dan berbasis kitab kuning.

  • Nama Sekolah: PDF Ulya Al Fithrah
  • NSPDF: 231235780008
  • NPSN: 69937227
  • Alamat: Jl. Kedinding Lor No. 99, Surabaya
  • Kelurahan: Tanah Kali Kedinding
  • Kecamatan: Kenjeran
  • Kota: Surabaya
  • Kode Pos: 60129
  • Telepon: (031) 37304978
  • Email: pdfulya.alfithrah@yahoo.com

 Penutup

Dengan diraihnya Akreditasi Mumtaz (A/Unggul), PDF Ulya Al Fithrah semakin meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan pesantren formal yang unggul, terpercaya, dan berorientasi pada pembentukan ulama masa depan yang berilmu dan berakhlak.

Majlis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Pengajian Ahad Kedua Rajab 1447 H digelar di Al Fithrah Surabaya

Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan dengan terselenggaranya Majlis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Pengajian Ahad Kedua Bulan Rajab 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 28 Desember 2025 M bertepatan dengan 8 Rajab 1447 H, bertempat di Jln. Kedinding Lor 99 Surabaya.

Majlis tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, meliputi para Habaib, Masyayikh, Jamaah Ath Thoriqoh, Jamaah Al Khidmah, Ukhsafi Copler Community, serta umat Islam dari berbagai daerah. Kehadiran jamaah yang membludak menambah kekhidmatan suasana majlis yang sarat dengan nilai spiritual dan kebersamaan.

Rangkaian Acara Penuh Nilai Ruhani

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Rangkaian majlis diawali dengan tawasul, dilanjutkan pembacaan Surah Al-Fatihah, istighotsah, khotmul Qur’an, dzikir fida, serta pembacaan Maulidurrasul SAW. Setiap rangkaian menjadi wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Mauidlotul Hasanah: Keistimewaan Ruh Manusia

Pada sesi mauidlotul hasanah, Dr. Habib Abdurrahman bin Agil menyampaikan kajian dari Kitab Al-Muntakhobat fi Robithah al-Qalbiyah wa Shilah al-Ruhiyah, bab Min Khoshoishul Insan (Di antara keistimewaan manusia).

Beliau menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki ruh yang lembut. Ruh tersebut pada hakikatnya bercahaya, namun menjadi persoalan bagaimana cara menjaga dan memperolehnya agar tetap hidup dan bercahaya. Salah satu jalannya adalah bersyukur atas setiap kenikmatan yang Allah berikan, terutama dengan bersyukur melalui dzikir kepada Allah SWT.

Habib Abdurrahman menegaskan bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci dan memiliki kemuliaan yang sangat agung, bahkan melebihi kemuliaan Ka’bah sekalipun jika dilihat dari sisi kehormatan seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Beliau mengutip kalimat penuh makna:

إِذَا ذَكَرْتَنِي شَكَرْتَنِي، وَإِذَا نَسِيتَنِي كَفَرْتَنِي

“Jika engkau mengingat-Ku, engkau bersyukur kepada-Ku; dan jika engkau melupakan-Ku, engkau mengingkari-Ku.”

Sehingga Rasulullah SAW sendiri mendedikasikan dirinya untuk beribadah kepada Allah, hingga bengkak kedua kakinya. Beliau mengatakan bahwa itu adalah sebagai bentuk rasa syukurnya.

أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

“Maka tidakkah aku menjadi seorang hamba yang banyak bersyukur?”

Serta membacakan firman Allah SWT :

ٱللَّهُ ٱلَّذِی خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَٱلۡأَرۡضَ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ مَاۤءࣰ فَأَخۡرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَ ٰ⁠تِ رِزۡقࣰا لَّكُمۡۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلۡفُلۡكَ لِتَجۡرِیَ فِی ٱلۡبَحۡرِ بِأَمۡرِهِۦۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلۡأَنۡهَـٰرَ ۝٣٢

“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu.

Makna Taslim kepada Qadha dan Qadar

Mengutip penjelasan Syaikh Ibnu Ajibah, beliau menyampaikan makna bahwa Allah menahan fuyudhot ilahiyah agar seorang hamba benar-benar siap dijadikan sebagai kekasih-Nya. Seorang hamba yang telah memahami hakikat ini akan mampu menerima qadha dan qadar Allah SWT dengan lapang dada.

Sebagaimana firman Allah SWT:

﴿وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِی ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَمَا فِی ٱلۡأَرۡضِ جَمِیعࣰا مِّنۡهُۚ إِنَّ فِی ذَ ٰ⁠لِكَ لَـَٔایَـٰتࣲ لِّقَوۡمࣲ یَتَفَكَّرُونَ﴾ [الجاثية ١٣]

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan hati dan tidak dikalahkan oleh hawa nafsu, sebagaimana disebutkan:

أن النفس لامارة بالسوء

Di akhir mauidlotul hasanah, beliau berdoa agar Allah SWT memberikan limpahan rahmat, hidayah, dan keteguhan iman kepada seluruh jamaah. Aamiin.

Pengumuman Agenda Majlis Dzikir Al-Khidmah

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan beberapa agenda Majlis Dzikir Al-Khidmah terdekat, di antaranya:

Haul Desa Ambar Ambir, Rabu malam, 30 Desember 2025 M

Haul KH. Yusuf PPRM Wanar Pucuk Lamongan, 5 Januari 2026 M

Haul Akbar Malang, pada Ahad pagi, 6 Januari 2026, bertempat di depan Masjid Jami’ Alun-alun Kota Malang

Hari Amal Bakti, pada Selasa pagi 7 Januari 2026, Kantor Kemenag Trenggalek

Haul Sesepuh Desa Kendung Benowo Surabaya

Haul Akbar Cirebon dan Jakarta serta Ziarah Walisongo, 29 Januari – 2 Februari 2026

Jamaah didoakan agar diberikan keluasan rezeki, kesehatan lahir dan batin, sehingga dapat menghadiri majlis-majlis penuh keberkahan tersebut.

Dari hasil pengumpulan dana khidmah dilaporkan Khidmah Haul Akbar Al Fithrah 2026 terhimpun, yaitu: Rp 19.535.200, 1 US Dollar, 15 Ringgit Malaysia, 10.000 Dong Vietnam.

Semoga seluruh khidmah tersebut diterima sebagai amal shalih dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

Penutup

Majlis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Pengajian Ahad Kedua Bulan Rajab 1447 H di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya menjadi momentum penting untuk memperkuat ruhani, memperdalam makna syukur, serta menumbuhkan ketenangan hati dalam menjalani kehidupan.

Semoga keberkahan meliputi kita semuanya. Aamiin.