alfithrah surabaya

MUKERTA PDF Ulya Al Fithrah 2026: Perkuat Khidmah dan Bangun Manajemen Pendidikan yang Profesional

Musyawarah Kerja Tahunan (MUKERTA) PDF Ulya Al Fithrah Surabaya Tahun Pelajaran 2026–2027 M sukses diselenggarakan pada Jumat–Sabtu, 26–27 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan PDF Ulya Al Fithrah Surabaya.

Mengusung tema “Menguatkan Khidmah, Menegakkan Nilai Salaf, Membangun Manajemen Pendidikan yang Profesional, Inspiratif dan Berintegrasi”, kegiatan hari pertama dilaksanakan di Auditorium Al Fithrah, sedangkan hari kedua bertempat di Gedung Timur Lantai 5. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) PDF Ulya Al Fithrah Surabaya mengikuti agenda ini dengan penuh khidmat dan antusias.

Evaluasi Program dan Penguatan Komitmen Khidmah

Rangkaian acara diawali dengan seremonial keagamaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana serta evaluasi program tahunan yang disampaikan langsung oleh Kepala PDF Ulya Al Fithrah Surabaya, Ust. H. Nashiruddin, M.M.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada para khuddam (pendidik dan tenaga kependidikan) yang telah dengan penuh amanah dan tanggung jawab mengawal seluruh proses pembelajaran di PDF Ulya Al Fithrah Surabaya.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang terbagi menjadi beberapa kelompok, meliputi:

  • Mata pelajaran agama Imtihan Wathoni (IW)
  • Mata pelajaran agama non-IW
  • Mata pelajaran umum dan bahasa
  • Mata pelajaran sorogan
  • Mata pelajaran Al-Qur’an
  • Mata pelajaran Gramatika Arab

Di penghujung kegiatan hari pertama, Wakil Kepala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya, Ust. Ilyas Rahman, M.Ag, hadir memberikan sambutan sekaligus apresiasi terhadap tata kelola lembaga.

Beliau mengapresiasi transparansi laporan keuangan yang disampaikan oleh Pengurus PDF Ulya Al Fithrah.

“Kami memberi nilai 9 dari 10.”

Beliau juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan.

“Setiap kegiatan yang melibatkan dana yang diterima dari pemerintah, harus dilakukan audit secara internal terlebih dahulu.”

Kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.

Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Tata Kelola yang Baik

Memasuki hari kedua yang dilaksanakan di Gedung Timur Lantai 5, acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala PDF Ulya Al Fithrah Surabaya, Ust. Nashiruddin, M.M.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan semangat pengabdian, tetapi juga membutuhkan sistem pengelolaan yang profesional.

“Pendidikan yang baik bukan hanya membutuhkan semangat khidmah pendidiknya, melainkan juga tata kelola yang baik juga, sehingga tercapai tujuan pendidikan dan harapan Hadratusy Syaikh KH. Ahmad Asrori Al Ishaqy.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya, Ust. Nashiruddin, S.Ud., M.Pd.I.

Beliau mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Pondok hanya merumuskan, selebihnya amanah dan tanggung jawab adalah konsekuensi yang harus dihadirkan oleh diri sendiri.”

Beliau juga mengingatkan bahwa pendidikan di lingkungan Al Fithrah tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

“Pendidikan di Al Fithrah ini tidak hanya di kelas, melainkan juga dalam wadhifah keseharian santri dalam bentuk pendidikan karakter, serta dalam kegiatan syiar yang berhubungan dengan masyarakat.”

Seminar Metode Mengajar dan Apresiasi bagi Pendidik

Sesi selanjutnya diisi dengan seminar metode mengajar yang disampaikan oleh Drs. H. Miftahul Jinan, Lc, dari Griya Parenting Indonesia yang juga menjabat sebagai Wakil Pengasuh Pondok Modern Al-Firdaus.

Dalam materinya, beliau menjelaskan bahwa mendidik bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai kepada peserta didik. Beliau mengilustrasikan hal tersebut melalui kisah tiga orang tukang sapu.

Tukang sapu pertama bekerja hanya sebagai rutinitas. Tukang sapu kedua memiliki motivasi membersihkan lingkungan. Sementara tukang sapu ketiga merasa pekerjaannya mulia karena merupakan amanah dari kepala daerah agar kotanya memperoleh penghargaan Adipura sekaligus menjaga kesehatan masyarakat. Menurut beliau, tukang sapu ketiga akan menjalankan tugasnya dengan kualitas yang jauh lebih maksimal karena memahami makna di balik pekerjaannya.

Beliau juga menekankan bahwa seorang pendidik harus memiliki bonding (kedekatan emosional) dengan murid agar nilai-nilai yang diajarkan dapat diterima secara utuh.

Setidaknya terdapat empat ciri seorang pendidik yang memiliki bonding yang baik dengan peserta didiknya, yaitu:

  • Murid merasa aman.
  • Murid merasa dicintai.
  • Murid merasa penting.
  • Murid merasa diterima.

Seluruh pendidik PDF Ulya Al Fithrah Surabaya tampak mengikuti seminar dengan penuh perhatian dan antusias.

Sebagai penutup rangkaian MUKERTA, panitia menyampaikan raport evaluasi pendidik sekaligus memberikan penghargaan kepada para pendidik terbaik dalam aspek kedisiplinan, keteladanan, dan keaktifan.

Melalui Musyawarah Kerja Tahunan (MUKERTA) Tahun Pelajaran 2026–2027 ini, diharapkan seluruh hasil evaluasi dan perencanaan mampu menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat nilai-nilai salaf, serta menghadirkan tata kelola lembaga yang semakin profesional, inspiratif, dan berintegrasi demi kemaslahatan santri maupun lembaga.

Semoga acara ini dapat membawa manfaat perubahan ke arah kebaikan, baik kepada santri maupun lembaga. Aamiiin.

Rapat Khidmah Pengurus Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah

Senin-Selasa, 22-23 Juni 2026. Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya selenggarakan rapat khidmah pengurus. Rapat yang diselenggarakan di Gedung Timur Lantai 5  ini diikuti oleh semua jajaran tenaga pendidik dan kependidikan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya. Nampak hadir dalam rapat khidmah ini para pendidikan dan tenaga kependidikan dari tingkat RA Al Fithrah, MI Al Fithrah, PDF Wustha Al Fithrah, PDF Ulya Al Fithrah, Ma’had Aly dan MDT Jami’ah Al Fithrah.

Rapat khidmah yang dilaksanakan selama dua hari ini dibuka dengan bacaan Tawasul, Istighotsah, Maulid dan Doa fi hubby. Dalam hal ini dipimpin oleh Ust. H. Zainul Arif, S.Ud, Ust. H. Khoiruddin, S.Ud, Ust. H. Hadori, S.Ud, Ust. Syirojul Munir, S.Ud, dan Ust. Dr. H. Abdur Rosyid, M.Fil.I.

Mewujudkan Cita-Cita Besar

Sambutan oleh Kepala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah disampaikan oleh Ust. Nashiruddin, S.Ud, M.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwa dalam rapat khidmah ini akan disusun rencana kegiatan selama satu tahun ke depan. “Besar harapan kami terhadap doa, dukungan dan arahan panjenengan semua” kata beliau.

Beliau mengingatkan kembali tentang cita-cita besar dan harapan Hadratusy Syaikh KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqy terhadap Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah.

“Pondok pesantren ini perlu dikelola secara profesional, sehingga masyarakat melihat (keunggulan) pondok ini, tidak hanya melihat Hadratusy Syaikh” pesan beliau.

Secara umum, unit-unit lembaga di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah sudah terakreditasi baik oleh pihak stakeholder. RA Al Fithrah terakreditasi B, MI Al Fithrah terakreditasi A, PDF Ulya Al Fithrah terakreditasi A, Ma’had Aly Al Fithrah akreditasi A, Institut Al Fithrah terakreditasi B.

Sistem pendidikan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah tidak hanya untuk belajar agama, melainkan juga ilmu umum, serta pengamalannya. Sesuai dengan jargon yang biasa digaungkan “Pendidikan agama menjadi tauladan dan pendidikan umum tidak ketinggalan”.

Untuk mencapai tujuan santri menjadi tauladan, setidaknya membutuhkan dua kekuatan; kekuatan ruhani dan kekuatan tata kelola yang baik.

Kekuatan ruhani kita jamak ketahui bisa berupa doa, kesungguhan dan keikhlasan hati. Sementara kekuatan tata kelola bisa berupa laporan-laporan yang terdokumentasikan dan manajemen yang jelas. Pelaporan dan transparansi ini tentu untuk menghindari adanya kepentingan pribadi, serta tercapainya cita-cita Al Fithrah.

Nasehat terhadap Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Sambutan penasehat dan mauidoh disampaikan oleh Ust. H. Wahdi Alawy, S.Ud. Beliau mengharapkan agar para pendidik dan tenaga pendidik sebagai pembantu dan penerima amanah Hadratusy Syaikh KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqy harus memiliki himmatun aliyah (kesungguhan yang tinggi) dan lebih banyak belajar lagi.

“Jangan hanya iktifa’an bima kaana” (merasa cukup dengan keadaan) pesan beliau.

Dalam melaksanakan amanah dan tanggung jawabnya, jangan jadi ‘pembantu’ yang buruk.

الأجير السوء لا يعمل إلا بالأجرة

“Seng estu. Seng temen. Lek nang kene, ojok itung-itungan bayaran. Insya Allah, Allah yang akan mencukupi. (Yang ikhlas. Yang sungguh-sungguh. Kalau di sini, jangan perhitungan bayaran. Insya Allah, Allah yang mencukupi)” pesan beliau.

Beliau berpesan juga agar para pendidik dan tenaga pendidikan untuk banyak membaca kitab. Mengingat bahwa Hadratusy Syaikh sendiri adalah pribadi yang rajin membaca, di manapun berada. “Jangan sampai orang menilai bahwa Al Fithrah hanya bisa manaqib saja” tegas beliau.

Acara dilanjutkan dengan sidang komisi per bidang kepengurusan dalam struktural pengurus Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya. Total ada empat bidang yang mengampu kepengurusan Al Fithrah Surabaya, yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Kewadhifahan, Bidang Umum dan Administrasi dan Bidang Keuangan.

Merumuskan Program

Selama dua hari ini dilakukan diskusi mendalam terkait program-program yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan. Hasil pemaparan, pengayaan dan kesimpulan yang dihasilkan dalam sidang komisi ini kemudian dipaparkan Kepala bidang masing-masing dalam Sidang Pleno di hari kedua.

Dalam sesi ini, semua kepala pengurus Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya mengisi panggung. Tampak hadir Kepala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Ust. Nashiruddin, S.Ud, M.Pd, Wakil Kepala Pondok I Ust. Ilyas Rahman, M.Pd, Wakil Kepala II Ustadzah Mufarohah, S.Ud, Kepala Bagian Pendidikan Ust. Dr. Fathur Rozi, M.H.I, Kepala Bagian Umum dan Administrasi Ust. Mustaqim, M.Ag, Kepala Bagian Kewadhifahan Ust. M. Toha, Kepala Bagian Keuangan Ust. Nashruddin, S.Ud,

Semoga setiap agenda dan program yang telah dan akan dilaksanakan ini dapat membawa perbaikan dan kebaikan untuk Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah di masa depan. Aamiiin.

Rapat Koordinasi Guru PDF Ulya Al Fithrah: Menguatkan Tafaqqquh Fiddin dan Penyesuaian Kurikulum

Dalam rangka mengawali kembali kegiatan belajar mengajar pasca liburan Idul Fitri serta menyambut perubahan kalender pendidikan dari Hijriyah ke Masehi, Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al Fithrah Surabaya menggelar rapat koordinasi bagi seluruh ustadz dan ustadzah pada Selasa, 31 Maret 2026 bertempat di Pendopo.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lembaga dalam memperkuat kembali komitmen mencetak generasi tafaqquh fiddin, yaitu para pelajar yang mendalami ilmu agama secara utuh, mendalam, dan berkelanjutan. Dengan perubahan kalender dan dinamika pembelajaran modern, diperlukan penyusunan ulang strategi pembelajaran agar tetap selaras dengan visi pendidikan pesantren.

Acara dibuka dengan bacaan tawassul Al-Fatihah, dilanjutkan istighotsah dan Sholawat Fi Hubbi, sebagai bentuk permohonan keberkahan kepada Allah SWT agar rapat berjalan lancar dan membawa maslahat bagi lembaga. Dalam sesi ini dipandu beberapa asatidz sepuh. Tampak hadir Ust. Dr. H. Abdur Rosyid, M.Fil.I, Ust. H. Zainul Arif, S.Ud, Ust. H. Moh. Sholeh, S.Ud, Ust. H. Khoirudin, S.Ud, Ust. H. Ridwan, S.Ud dan asatid lainnya.

Apresiasi atas dedikasi

Dalam sambutannya, Kepala Pendidikan Diniyah Formal Ulya Al Fithrah, H. Nasiruddin, S.Pd., M.M., menekankan pentingnya ketepatan administrasi melalui sosialisasi jurnal mengajar dan absensi, serta perlunya menyesuaikan materi ajar dengan kalender pendidikan baru. Ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan pendidikan sekaligus bagian dari upaya menjaga kesinambungan belajar santri.

“Berdasarkan hasil penilaian assesor kemarin, kita (PDF Ulya Al Fithrah, red.) sudah mendapatkan nilai akreditasi A. Tapi ada satu yang kurang, berdasarkan saran yang disampaikan oleh salah seorang assesor yang merupakan dzurriyah Pondok Lirboyo, yaitu jurnal (mengajar)” jelas Ust. Nashir.

Dalam suasana masih bulan Syawal itu beliau juga tak lupa memohon maaf atas segala kurang dalam memberikan pelayanan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panjenengan semua atas dedikasinya dalam membersamai dan mengajar para santri semuanya” lanjut beliau.

Penyesuaian Materi Ajar

Agenda utama rapat kali ini adalah musyawarah materi ajar setiap mata pelajaran seiring perubahan kalender pendidikan. Dalan hal ini diisi dengan pengarahan dari Waka Kurikulum, Ust. Dzulfikar Nasrullah, S.Ud.

“Tahun ini santri kelas XII sudah tidak lagi kembali (karena sudah dinyatakan lulus), sehingga perlu adanya penyesuian terhadap kegiatan belajar mengajar” terang Ustadz Dzul.

Dalam kesempatan ini beliau juga memandu diskusi kelompok guru sesuai rumpun mata pelajaran yang fokus pembahasannya pada dua hal penting:

1. Penyesuaian materi ajar sesuai kalender Masehi

2. Pengaturan ulang waktu dan alokasi pembelajaran

Para pendidik diminta membawa kitab mata pelajaran untuk jenjang Isti’dad, kelas X, dan kelas XI agar proses musyawarah berjalan efektif dan terarah.

Mengawal Proses Tafaqquh fiddin

Melalui forum musyawarah tersebut, diharapkan tersusun langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat proses pembelajaran, khususnya yang berorientasi pada pendalaman ilmu agama. Dengan demikian, setiap guru memiliki peran penting dalam menjaga ruh pendidikan pesantren, yaitu membentuk santri yang memahami agama secara menyeluruh (tafaqquh fiddin) sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh ustadz dan ustadzah yang hadir tepat waktu dan mengikuti acara hingga selesai akan memperoleh fasilitas transport dari panitia. Hal ini merupakan wujud penghargaan atas dedikasi dan partisipasi aktif tenaga pendidik dalam memajukan lembaga.

Acara ditutup dengan penyampaian hasil diskusi dan doa bersama, dipimpin oleh MC. Semoga seluruh rangkaian musyawarah ini membawa keberkahan dan menjadi langkah maju dalam meningkatkan mutu pendidikan di PDF Ulya Al Fithrah.

Qasidah Ramadhan Arab, Latin dan Terjemahnya

Ramadhan adalah bulan yang dinantikan umat muslim sedunia. Hati mereka merindukannya. Pada bulan Ramadhan, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, sementara setan dalam belenggu-Nya. Artinya, pada bulan Ramadhan Allah membuka pintu rahmatnya dan pengaruh setan ‘melemah’.

Banyak orang mengisi Ramadhan dengan berbagai macam amal kebaikan. Ada yang membaca Alquran, memperbanyak dzikir dan sholawat, menambah ilmu dan pengetahuan, bersedakah serta banyak amal kebaikan lainnya.

Di antaranya adalah berdzikir dengan bacaan Qasidah Ramadhan. Qasidah ini tidak asing di hampir seluruh kalangan umat muslim Indonesia. Hanya saja dalam pengamalannya ada yang memulainya dengan redaksi berbeda. Dalam sebagian kalangan menggunakan redaksi Syai’lillah yaa Ramadhan ataupun Syirillah yaa Ramadhan.

Qasidah Ramadhan biasa dibaca di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya setiap malam bulan Ramadhan, tepatnya setelah selesai salam kesepuluh sholat Tarawih. Berikut redaksi lengkap Qasidah Ramadhan, Arab, indonesia dan terjemahnya.

Redaksi Lengkap Qasidah Ramadhan

Berikut redaksi lengkap Qasidah Ramadhan yang dibaca di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah

لَا إلهَ إِلَّا اللهُ              لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ         جُدْ لَنَا بِالْغُفْرَانِ

يَا حَنَّانُ يَا مَنَانُ         يَا قَدِيمَ الْإِحْسَانُ

بَحْرِ جُودِكَ مَلْيَانُ      جُد لَنَا بِالْغُفْرَانِ

جُدْ لِهَذَا الْإِنْسَانِ        عَبْدَ سُوءٍ خَزْيَان

مِنْ ذُنُوْبِ وَحْلَانْ      خَائِفْ إِنَّكَ غَضْبَانْ

رَبَّنَا نَسْتَعْفِيكَ            رَبَّنَا نَسْتَرْضِيْكَ

وَلَنَا ظَنٌّ فِيكَ             يَارَجَا أَهْلَ الْإِيْمَانِ

لَا تُخَيِّبُ رَاجِي         تَحْتَ بَابِكْ لَاجِي

لَمْ يَزَلْ فِي الدَّجِي      قَائِلاً يا حَنَّانْ

بِالنَّبِيِّ الْأُمِّي             وَخَدِيجَةُ أُمِّي

وَالْبَتُوْلِ الخَتْمِي         سَيِّدَاتِ النِّسْوَانُ

بِالنَّبِيِّينَ الْجَمْ             مِنْ أَبِيْنَا آدَمْ

وَ بِنُوْحِ الْأَقْدَامْ           وَخَلِيلِ الرَّحْمن

بِأَهْلِ تُرْبَةٌ بَشَار        وَالْفَقِيهِ الْمِشْهَارُ

وَبَأَلِ عَلْوِى الْأَبْرَارِ   مَنْ بِهِمْ حَالِي زَان

وَبِحَدَّادِ الْقُلُوبْ          يُنَالُ كُلُّ الْمَرْغُوب

وَزَالَ جُلُّ الْكُرُوْبِ    دَائِمَا فِي الْأَمَانُ

وَسُلْطَانِهِمْ مَنْظُوْرٌ      وَسَيْفِهِمْ مَشْهُوْرٌ

وَقَوْسِهِمْ مَوْتُوْرْ         عَبْدُ الْقَادِرِ الْجِيْلَانِ

وَبِالْبَطَلِ الْعَبْقَرِي      وَسِرُّهُ السَّارِيْ

لِمُحِبِّيْهْ يَسْرِيْ           شَيْخُنَا عُثْمَان

وَبِأَحْمَدْ أَسْرَارِي       ذِي الْأَخْلَاقِ النَّقِيُّ

لِمُعْتَقِدِيْهِ وَافِيْ           فِي مَدَى الْأَزْمَانُ

وَأَحْزَابِهِ مَنْصُوْرٌ      فِي الْأَفَاقِ مَشْهُوْرٌ

وَمُتَّبِعِيْهْ مَحْصُونَ     فِيْ رِضَا الرَّحْمَنْ

وَالْأَوْلِيَاءْ وَالصِّدِّيْقِيْنْ وَالشُّهَدَاءْ وَالصَّالِحِيْنْ

وَالْأَتْقِيَاءْ وَالْمُسْلِمِيْنْ  يَا رَجَا أَهْلَ الْعِرْفَانْ

يَا صَمَدُ يَا مُعْطِيْ      بِالْعَطَا لَا تُبْطِيْ

جُدْ لِهَذَا الْمُخْطِيْ       بِالرِّضَا وَالْغُفْرَان

جُدْ لَنَا بِالْمَطْلُوبُ       وَالْفَرَحْ مِثْلَ أَيُّوبُ

وَبِفَرْحَةْ يَعْقُوْبْ         حِيْنَ زَالَتِ الْأَحْزَان

الْفَقِيرِ الْمُحْضَارِ        قَائِمًا فِي الْأَسْحَارِ

قَائِلًا يَا سَتَارُ             جُدْ لَنَا بِالْغُفْرَان

وَالصَّلَاةُ الدَّائِمُ          عَلَى النَّبِيِّ بْنِ هَاشِم

عَدَّ مَنْ هُوَ قَائِمْ          بِالْعِبَادَةْ سَهْرَانِ

Redaksi Latin Qasidah Ramadhan

Redaksi Latin Qasidah Ramadhan ala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah

Lā ilāha illallāh
Lā ilāha illallāh

Yā Ḥannān yā Mannān
Jud lanā bil-ghufrān

Yā Ḥannān yā Manān
Yā qadīmal-iḥsān

Baḥru jūdika malyān
Jud lanā bil-ghufrān

Jud lihādzal-insān
‘Abda sū’in khazyān

Min dzunūbin waḥlān
Khāif innaka ghaḍbān

Rabbanā nasta‘fīka
Rabbanā nastarḍīka

Wa lanā ẓannun fīka
Yā rajā’a ahlal-īmān

Lā tukhayyib rājī
Taḥta bābika lājī

Lam yazal fid-dajā
Qā’ilan yā Ḥannān

Bin-nabiyyil-ummī
Wa Khadījatu ummī

Wal-batūlil-khatmī
Sayyidātin-niswān

Bin-nabiyyīnal-jam‘
Min abīnā Ādam

Wa bi Nūḥil-aqdām
Wa Khalīlir-Raḥmān

Bi ahli turbati Bashār
Wal-faqīhil-mishhār

Wa bi Āli ‘Alawiyil-abrār
Man bihim ḥālī zān

Wa bi Ḥaddādil-qulūb
Yunālu kullul-marghūb

Wa zāla jullul-kurūb
Dā’iman fil-amān

Wa sulṭānihim manẓūr
Wa saifihim mashhūr

Wa qawsihim mawtūr
‘Abdul Qādir al-Jīlānī

Wa bil-baṭalil-‘abqarī
Wa sirruhūs-sārī

Li muḥibbīhi yasrī
Syaikhunā ‘Utsmān

Wa bi Aḥmad Asrārī
Dzil-akhlāqin-naqī

Li mu‘taqidīhi wāfī
Fī madal-azmān

Wa aḥzābihī manṣūr
Fil-āfāqi mashhūr

Wa muttabi‘īhi maḥṣūn
Fī riḍar-Raḥmān

Wal-awliyā’i wash-ṣiddīqīn
Wash-shuhadā’i wash-ṣāliḥīn

Wal-atqiyā’i wal-muslimīn
Yā rajā’a ahlal-‘irfān

Yā Ṣamad yā Mu‘ṭī
Bil-‘aṭā lā tubṭī

Jud lihādzal-mukhṭī
Bir-riḍā wal-ghufrān

Jud lanā bil-maṭlūb
Wal-faraḥ mitsla Ayyūb

Wa bifarḥati Ya‘qūb
Ḥīna zālatil-aḥzān

Al-faqīril-Muḥḍār
Qā’iman fil-asḥār

Qā’ilan yā Sattār
Jud lanā bil-ghufrān

Wash-ṣalātud-dā’im
‘Alan-nabiyyi ibni Hāsyim

‘Adda man huwa qā’im
Bil-‘ibādati sahrān

Terjemahan Lengkap Qasidah Ramadhan

Berikut terjemahan lengkap Qasidah Ramadhan

Tiada Tuhan selain Allah.
Tiada Tuhan selain Allah.

Wahai Yang Maha Pengasih, Wahai Maha Pemberi,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Wahai Maha Pengasih, Wahai Maha Pemberi,
Wahai Dzat yang sejak dahulu melimpahkan kebaikan.

Lautan kemurahan-Mu penuh melimpah,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Karuniakanlah kepada manusia ini,
Seorang hamba yang buruk dan hina.

Yang tenggelam dalam lumpur dosa,
Takut karena Engkau murka.

Wahai Tuhan kami, kami memohon ampunan-Mu,
Wahai Tuhan kami, kami memohon keridaan-Mu.

Dan kami berbaik sangka kepada-Mu,
Wahai harapan orang-orang beriman.

Jangan Engkau kecewakan orang yang berharap,
Yang berlindung di bawah pintu-Mu.

Yang terus berada dalam gelap malam,
Seraya berkata: Wahai Maha Pengasih.

Dengan (perantaraan) Nabi yang ummi,
Dan Sayyidah Khadijah ibuku.

Dan wanita suci yang utama,
Pemimpin para wanita.

Dengan seluruh para nabi,
Dari ayah kami Nabi Adam.

Dan Nabi Nuh yang teguh,
Dan kekasih Allah (Nabi Ibrahim).

Dengan para penghuni Turbah Basyar,
Dan para fuqaha yang masyhur.

Dengan keluarga Alawi yang saleh,
Yang dengan mereka keadaanku menjadi indah.

Dengan penempaan hati,
Dengannya tercapai segala harapan.

Dan hilanglah segala kesusahan,
Selamanya dalam keamanan.

Dan sultan mereka tampak nyata,
Dan pedang mereka masyhur.

Dan busur mereka yang kuat,
(Ya Allah, dengan wasilah) Abdul Qadir al-Jilani.

Dengan sang pahlawan yang luar biasa,
Dan rahasianya yang mengalir.

Kepada para pecintanya mengalir,
Guru kami Syekh Utsman Al-Ishaqy.

Dengan (keberkahan) Syaikh Ahmad Asrori (Al-Ishaqy),
Yang berakhlak suci.

Bagi para pengikutnya setia,
Sepanjang zaman.

Dan hizibnya mendapat pertolongan,
Terkenal di seluruh penjuru.

Para pengikutnya terlindungi,
Dalam keridaan Ar-Rahman.

Dan para wali, para shiddiqin,
Para syuhada dan orang-orang saleh.

Para muttaqin dan kaum muslimin,
Wahai harapan ahli makrifat.

Wahai Dzat Maha Dibutuhkan, Wahai Maha Pemberi,
Dalam memberi jangan Engkau tunda.

Karuniakan kepada hamba yang bersalah ini,
Keridaan dan ampunan.

Karuniakan kepada kami apa yang kami harapkan,
Dan kebahagiaan seperti Nabi Ayyub.

Dan kebahagiaan Nabi Ya‘qub,
Ketika kesedihan telah hilang.

Hamba yang fakir, Al-Muhdhar,
Berdiri di waktu sahur.

Seraya berkata: Wahai Maha Menutup Aib,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Dan shalawat yang terus-menerus,
Atas Nabi keturunan Bani Hasyim.

Sebanyak orang yang berdiri,
Dalam ibadah di malam hari.

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya Tahun Ajaran 2026–2027

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya resmi dibuka untuk Tahun Ajaran 2026–2027 M / 1447–1448 H. Informasi ini diperuntukkan bagi calon santri dan wali santri yang ingin melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren yang berlokasi di Jl. Kedinding Lor No. 99, Kenjeran, Surabaya.

Berikut informasi lengkap mengenai jadwal, jenjang pendidikan, serta tata cara pendaftaran santri baru.

Tentang Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya

Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan berbasis pesantren dengan berbagai jenjang formal maupun nonformal.

Lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah meliputi pendidikan untuk santri mukim (menetap) dan non mukim (tidak menetap).

Alamat lengkap:
Jl. Kedinding Lor No. 99, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (60129)

Tahun Ajaran 2026–2027 M / 1447–1448 H

Pendaftaran santri baru dibuka untuk Tahun Ajaran: 2026–2027 Masehi / 1447–1448 Hijriyah

Tingkat Pendidikan yang Dibuka

Berikut jenjang pendidikan yang tersedia dalam Pendaftaran Santri Baru Al Fithrah Surabaya:

Untuk pendaftaran santri non mukim meliputi dua lembaga pendidikan dasar:

Sedangkan untuk pendaftaran santri baru mukim meliputi

Calon santri dapat memilih jenjang pendidikan sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan pendidikan masing-masing.

Jadwal Pendaftaran Santri Baru 2026

Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang:

🟢 Gelombang I

  • 20 Februari – 5 Maret 2026 M
  • 2 – 15 Ramadhan 1447 H

🟢 Gelombang II

  • 1 April – 30 April 2026 M
  • 12 Syawal – 12 Dzulqaidah 1447 H

Disarankan untuk mendaftar lebih awal agar mendapatkan kesempatan lebih luas, disebabkan pembatasan kuota santri baru.

Cara Pendaftaran Santri Baru

Berikut alur pendaftaran santri baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya:

1. Tes Non Akademik

Calon santri melakukan tes akademik dan non akademik secara offline di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya:

  • Tes Akademik meliputi baca Al-Qur’an dan tulis pego untuk santri baru lulusan SD sederajat, baca Fathul Qorib dan pengetahuan Nahwu Shorof untuk lulusan SMP sederajat dan baca Kitab Mau’idzatul Mu’minin bagi santri baru Ma’had Aly Al Fithrah.
  • Tes Non Akademik meliputi tes skill non-akademik seperti berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, disiplin, adaptasi, kepercayaan diri, kreativitas, dan ketahanan diri.

Tes ini dilaksanakan untuk menentukan penempatan kelas santri baru. Tes ini juga dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh panitia.

2. Pengumuman Hasil Tes

Hasil tes santri baru akan diinformasikan melalui WhatsApp kepada calon santri atau wali santri.

3. Daftar Ulang

Setelah mendapatkan pengumuman hasil tes, santri baru wajib melakukan:

  • Pembayaran administrasi
  • Pengumpulan berkas persyaratan pendaftaran

Sesuai jadwal yang telah ditentukan.

4. Pengumuman Jadwal Masuk

Santri akan mendapatkan informasi jadwal masuk Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya melalui WhatsApp.

Cara Pendaftaran Santri Baru

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui:

👉 https://psb.alfitrah.net

Calon santri juga dapat memindai QR Code yang tersedia pada media publikasi resmi.

Narahubung Pendaftaran

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Santri Baru 2026–2027, silakan menghubungi:

📱 0812 2339 9950 – Panitia PSB
(031) 3717304 / (031) 3722771 – Kantor Pondok

Media Sosial dan Website Resmi

Ikuti informasi terbaru melalui:

  • Instagram / Media Sosial: @alfitrahsby
  • Website resmi: alfitrah.org

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya Tahun Ajaran 2026–2027 telah resmi dibuka dengan dua gelombang pendaftaran. Calon santri diwajibkan mengikuti tes akademik dan non akademik, menunggu pengumuman via WhatsApp, serta melakukan daftar ulang apabila dinyatakan lulus.

Segera daftarkan diri Anda dan raih kesempatan menimba ilmu di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya.

Semoga dimudahkan segala urusan kita semuanya