Info

Puasa Tarwiyah & Arafah

Diantara kesunahan yang terdapat dalam bulan Dzulhijjah adalah puasa di tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah, dilanjutkan dengan puasa pada tanggal 8 dan 9 bulan Dzulhijjah. Keterangan ini tertuang dalam kitab I’anatuth Thalibin Juz II hlm. 300.

Dalam kitab ini disebutkan hadits Nabi Saw yang artinya:

“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar”

Hadits ini menyampaikan kabar gembira terutama bagi umat islam yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji di manapun berada. Di bulan Dzulhijjah di mana mereka yang berkesempatan menunaikan ibadah haji yang tentunya pahala besar sudah menanti, umat islam lainnya bisa beribadah dengan janji pahala yang besar pula.

Dalam sebuah riwayat yang ditampilkan dalam kitab ini disampaikan bagi orang yang berpuasa di tanggal 9 Dzulhijjah maka ia akan mendapat pengampunan dosa yang sudah ia lakukan setahun sebelumnya dan yang – semoga tidak – ia lakukan di setahun yang akan datang.

Anjuran puasa di tanggal 9 Dzulhijjah ini juga berdasar pada apa yang sudah pernah dilakukan oleh Nabi Saw, semasa hidup beliau.

Adapun puasa di tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah) dianjurkan sebagai bentuk sebagai bentuk ihtiyath terhadap hari Arafah dan juga termasuk 10 hari pertama Dzulhijjah, selain hari Idul Adha.

Adapun niat puasa tarwiyah (8 Dzulhijjah), adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى   

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan liLlaahi ta‘aalaa.  

Artinya: Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.

Adapun niat puasa arafah (9 Dzulhijjah), adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma arafata sunnatan liLlaahi ta‘aalaa.   

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.  

Semoga segala bentuk ibadah kita di bulan Dzulhijjah ini diterima oleh Allah Swt. Amin, amin. Ya Rabbal ‘alamin

Santri Lulusan PDF Ulya Al Fithrah Tahun Ajaran 1442-1443 H. Diterima Di PTN Dan PTKIN

Memasuki tahun ajaran 1443-1444 M., kabar gembira datang dari lulusan PDF Ulya Al Fithrah tahun ajaran 1442-1443 H. Sebelas orang santri menginformasikan mereka berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Ada tiga jalur masuk PTN dan PTKIN yang sudah diikuti oleh para santri. Delapan orang santri berhasil masuk lewat jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN). Berikut nama-nama santri yang berhasil di jalur ini:

1. M. Nurshifa Udin (Pendidikan Bahasa Arab – UNNES)

2. M. Saiful Arifin (Sistem Informasi – UINSA)

3. Nur Fathillah (Bahasa Dan Sastra Inggris – UIN MALIKI)

4. Surtini Dina Hidayati (Akuntansi – UINSA)

5. Fitria Dwi Ningrum  (Ilmu Politik – UINSA)

6. Windy Agnesia Yoza  (Ilmu Komunikasi – UINSA)

7. Riska Rikhatul Jannah (Pendidikan Bahasa Inggris – UINSA)

8. Auliya Octavia (Hukum Bisnis Syariah – UTM)

Dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), ada dua santri yang berhasil lolos.

1. Salma Ubaidah (Pendidikan Bahasa Arab – UIN Salatiga)

2. Ayu Nur Mufarrika (Akutansi Syari’ah – IAIN Manado)

Tahun ini, satu santri juga berhasil lolos jalur Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama. Santri bernama Aflaha Darajati diterima di UIN Maliki Malang jurusan Sastra Bahasa Arab.

Diterimanya santri PDF Ulya Al Fithrah di PTN dan PTKIN memberi angin segar bagi santri-santri yang masih menempuh Pendidikan di PDF Ulya Al Fithrah. Kekhawatiran akan tidak diterimanya ijazah PDF Ulya di PTN atau PTKIN sudah terpatahkan. Selain itu, lulusnya santri di jalur PBSB Kemenag juga membuktikan kualitas santri PDF Ulya.

Kebanyakan, santri lulusan PDF Ulya memang melanjutkan ke STAI Al FIthrah atau ke Ma’had ‘Aly Al Fithrah. Kesan “jago kandang” pun terpatahkan dengan kabar gembira ini.

Pendaftaran Mahasiswa Baru STAI Al Fithrah tahun 2022.

Telah Dibuka Pendaftaran Mahasiswa Baru STAI Al Fithrah tahun 2022.

Periode pendaftaran:
a. Gelombang I: 17 Januari – 31 Maret 2022
b. Gelombang II: 01 April – 31 Mei 2022
c. Gelombang III: 01 Juni – 31 Agustus 2022

Pendaftaran bisa dilakukan langsung di Kampus STAI Al Fithrah, Jl. Kedinding Lor 30 Surabaya, dan bisa juga dilakukan secara online melalui tautan di bawah ini:

https://pmb.alfithrah.ac.id/

Dokumen pendaftaran yang harus disiapkan:

  1. File foto terbaru berwarna ukuran 3×4, tanpa penutup kepala (kopyah) untuk laki2
  2. Legalisir ijazah 4 lembar*
  3. NISN
  4. Foto kopy KTP diperbesar 150%
  5. Foto kopy KK
  6. Bagi calon mahasiswa yang menetap di pondok wajib menyerahkan surat pernyataan menetap & surat keterangan menetap di pondok (form disediakan kesekretariatan)

*Untuk ijazah yang belum terbit bisa diganti dengan melampirkan SKL & tetap wajib menyetorkan legalisir Ijazah jika sudah terbit.

Info lengkap bisa dilihat di brosur dengan mengunduh melalui tautan di bawah ini:
https://alfithrah.ac.id/brosur-pmb/

Narahubung via WhatsApp : 085-7777-431-99

HISAB AWAL SYAWAL 1443 H.

Lajnah Falakiyah Ponpes Al Fithrah akan menyelanggarakan rukyatulhilal 1 Syawal 1443 H. Rencanamya akan ada dua tim yang diutus ke dua titik rukyat, bukit Condrodipo Gresik dan pantai Gebang Bangkalan. Dua tim ini selain berbekal alat untuk melakukan rukyatul hilal, juga dibekali dengan data hisab awal bulan Syawal 1443 H.

Data hisab ini penting untuk mengetahui prediksi kemunculan hilal, mulai dari azimut, ketinggian dan elongasi hilal. data hisab ini akan menjadi cuan dalam mengoperasikan alat bantu dalam proses rukyatulhilal. Ada lima metode hitung yang ditampilkan di data hisab LF Al Fithrah, yaitu ephimeris, sullam nairoin, irsyad al-murid, tsamarot al-fikar, dan al-duru al-anieq.

Dari kelima metode itu didapat data ketinggian hilal hari ini, 29 Ramadan 1443 H. bertepatan 1 Mei 2022 M, antara 4° – hingga 7°. Sementara itu letak hilal ada di sekitar 17° dari arah barat. Elongasi hilal pada maghrib hari ini antara 4° hingga 6°. Matahari diperkirakan akan tenggelam di ufuk pada jam 17.22 WIB. Saat ghurub usia hilal sudah mencapai 13 jam lebih. Hal ini dikarenakan ijtima’ sudah terjadi hari ini jam 4.27 WIB pagi tadi.

Dilansir dari nu.or.id menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat. Kriteria ini merupakan pembaruan dari kriteria sebelumnya, yakni 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat yang mendapat masukan dan kritik. 

Dari data hisab LF Al Fithrah satu syarat imkanur rukyat yakni ketinggian hilal telah terpenuhi. Sore nanti LF Al Fithrah akan menguji hasil hitungan elongasi hilal. Apakah dengan elongasi yang hanya di 06° 34′ 45″, hilal bisa dilihat sore ini?

PEMBERITAHUAN PEMBAYARAN SYAHRIYAH SELAMA LIBUR RAMADAN – SYAWAL 1443 H.

Diberitahukan kepada santri dan wali santri Ponpes Assalafi Al Fithrah, bahwa mulai tangal 19 April  – 14 Mei 2022 kantor pembayaran Ponpes Assalafi Al Fithrah hanya melayani pembayaran via transfer. Bagi santri atau wali santri yang hendak melakukan pembayaran, dimohon memperhatikan ketentuan berikut:

  • Untuk pembayaran Syahriyah (SPP bulanan) dilakukan melalui transfer ke:

Bank                       : Bank Syariah Indonesia (BSI)

No. Rekening          : 7020214818

Kode Bank              : 451

Atas Nama              : Yayasan Al Khidmah Indonesia

Bagi yang sudah melakukan pembayaran harap segera melakukan konfirmasi ke nomor 0857-3043-5217 No. WA (CS Syahriyah)

  • Untuk Pembayaran Uang Gedung Bagi Santri Yang Naik Jenjang dilakukan melalui transfer ke:

Bank                       : Bank Rakyat Indonesia (BRI)

No. Rekening          : 0394-01-001247-56-9

Kode Bank              : 002

Atas Nama              : PP ASSALAFI AL FITHRAH

Bagi yang sudah melakukan pembayaran harap segera melakukan konfirmasi ke nomor 0896-8210-0036 No. WA (Ustadz Kholied)

Demikian pemberitahuan ini, terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.