Kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 1443-1444 H. di PDF Wustho akan segera berakhir. Ujian akhir semester(UAS) genap menjadi tanda berakhirnya semester genap sekaligus menjadi media santri PDF Wustho untuk mengevaluasi diri, setelah belajar sepanjang Syawal 1443 H. hingga Rajab 1444 H.
Menyambut UAS genap tahun ini, pengurus PDF Wustho Al Fithrah sudah mengedarkan pemberitahuan terkait syarat mengikuti UAS Genap. Untuk santri kelas Isti’dad, VII dan VIII boleh mengikuti ujian dengan syarat sudah melunasi SPP sampai bulan Maret 2023.
Sementara untuk santri kelas IX diharuskan melunasi pembayaran akhir tahun. Surat edaran ini sudah disampaikan ke wali santri, melalui walikelas.
Selain syarat administrasi, santri juga diharuskan melengkapi makna kitabnya. Hal ini tentu penting, karena kitab yang maknanya lengkap selain bisa digunakan belajar santri menghadapi ujian. Selain itu, kitab ini tentu masih bisa dibaca santri ketika sudah tidak lagi mukim di pondok.
Santri yang makna kitabnya sudah lengkap nantinya akan dikoreksi oleh walikelas pada Jum’at 17 Februari 2023 M. Santri yang sudah lolos koreksi dan melunasi administrasi akan mendapatkan kartu UAS genap.
Sebagaimana di semester ganjil, di semester genap ini juga ada dua macam ujian di PDF Wustho Al Fithrah; ujian tulis dan lisan. Ujian tulis akan dilaksanakan tanggal 6-14 Maret 2023 M.. Sedang ujian lisan akan dilaksanakan 15-18 Maret 2023 M.
Semoga para santri PDF Wustho diberikan kelancaran dalam mengerjakan UAS Genap dan semoga mendapatkan nilai yang baik.
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah atau biasa disebut STAI Al Fithrah telah membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/2024.
STAI Al Fithrah merupakan Perguruan Tinggi yang berada di Utara Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Kedinding Lor No. 30 Kenjeran Surabaya.
Ada beberapa Program Studi di STAI Al Fithrah, diantaranya:
S-1 Ilmu Al Qur’an dan Tafsir;
S-1 Ilmu Tasawuf;
S-1 Manajemen Pendidikan Islam;
S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah;
S-1 Perbankan Syariah;
Dengan didukung Dosen yang berkualitas, sarana dan Prasarana yang memadai STAI Al Fithrah siap mencetak lulusan yang Berakhlakul Karimah dengan wawasan yang luas.
Disamping membuka jalur Pendaftaran Reguler, Pendaftaran Mahasiswa Baru di STAI Al Fithrah juga bisa melalui Beasiswa. Pendaftaran dibuka sesuai Gelombang Gelombang I: 01 Februari 2023 – 31 Maret 2023; Gelombang II: 01 April 2023 – 31 Mei 2023; Gelombang III: 01 Juni 2023 – 21 Agustus 2023;
Jum’at, 13 Januari 2023 Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah menyelenggarakan Festival Bahasa Arab. Ajang unjuk kreasi ini diinisiasi oleh anak-anak kamar Bahasa Arab ponpes Al Fithrah, dan juga para santri pecinta Bahasa Arab.
Dua bahasa menjada perhatian khusus di ponpes Al Fithrah, Arab dan Inggris. Bahasa Arab karena sebagai bahasa utama dalam teks-teks yang dikaji di unit-unit pendidikan ponpes Al Fithrah. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang tentunya kelak akan menjadi jembatan para santri dalam menyampaikan pemikirannya pada dunia global.
Kurang lebih 100 santri terlibat dalam festival ini, baik sebagai panitia maupun peserta. Empat kreasi berbahasa arab ditampilkan dalam festival yang dimulai pukul 20.30 WIB dan berlokasi di auditorium ponpes Al Fithrah. Lazimnya acara yang diadakan di ponpes Al Fithrah, festival ini dibuka lebih dulu dengan berkirim fatihah (tawasul).
Pidato dalam bahasa Arab, drama berbahasa Arab, ghina araby, dan mars kamar bahasa arab ditampikan dengan baik, disambut decak kagum para hadirin. Hadir di festival ini Ust. Nashirudin (kabag. Pendidikan Al Fithrah), Ust. Hermansyah (kepala PDF Ulya Al Fithrah), Ust. Ahmad Mustofa (Pj. Bahasa Arab Al Fithrah), dan Ust. Badrul Qomar (Pembina kamar Bahasa Inggris).
Pada malam ferstival ini, juga diumumkan juara-juara dalam lomba-lomba yang telah diadakan sebelumnya. Pidato, Drama, Olimpiade bahasa arab, Olimpiade nahwu Sharaf, Ghina araby dan turnamen bola, adalah enam macam lomba yang diumumkan juaranya di malam festival ini.
Adanya festival ini tentu diharapkan memacu semangat santri dalam menguasai bahasa arab. Mengingat beberapa tahun terakhir, setiap tahunnya ada santri Al Fithrah yang belajar ke timur tengah.
Membuka tahun 2023 Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya AL Fithrah mengadakan PDF Ulya Al Fithrah Online Competition 2023. Kompetisi ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Isra’ Mi’raj 27 Rajab 1444 H. yang bertepatan dengan tanggal 18 Februari 2023 M.
PDF Ulya Al Fithrah Online Competition 2023 diperuntukkan untuk santri ataupun siswa tingkat SMA/SMK/MA/PDF Ulya dan MA Muadalah Se Jawa Timur. Tema “Berkarya: Mengetuk Pintu Semesta” dipilih dalam kompetisi ini. Tema ini terinspirasi dari maqalah, “jadilah pemuda yang kakinya menginjak bumi sedang cita-citanya mengangkasa”.
Ada tiga cabang kompetisi dalam PDF Ulya Al Fithrah Online Competition 2023; Membaca Kitab Kuning Pidato bahasa Arab, dan Pidato bahasa Inggris. Pemilihan tiga cabang kompetisi ini selaras dengan program unggulan yang ada di PDF Ulya Al Fithrah.
Pertama, program kamar Turats yang garapannya adalah menguatkan daya kemampuan baca kitab kuning. Kedua, program kamar Bahasa Arab dan Inggris, yang bertujuan mengembangkan kemampuan santri dalam menguasai Bahasa Arab dan Inggris.
Pendaftaran PDF Ulya Al Fithrah Online Competition 2023 sudah dimulai sejak tanggal 1 Januari dan baru ditutup tanggal 3 Maret 2023. Dan, bisa dilakukan di .
22 Oktober 2022, upacara hari santri kembali digelar secara terbuka di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah. Setelah dua tahun acara diselenggarakan secara terbatas, acara hari santri tahun menjadi spesial karena pada tanggal yang sama putri pertama KH. Achmad Asrori, Nyai Siera en-Nadia berulang tahun.
Agak berbeda dengan upacara hari santri sebelumnya. Tahun ini, tidak ada acara pengibaran bendera. Hanya saja, ada pembentangan bendera dengan panjang lebih dari 100 meter.
Upacara Hari Santri Nasional Th. 2022
Acara ini diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, baik yang mukim ataupun yang tidak. Mulai dari jenjang Raudlatul Athfal hingga Ma’had Aly, berbaris sesuai dengan waktu geladi bersih.
H. Wisnu dari Yayasan Al-Khidmah Indonesia (YAKIN) Kembali ditunjuk untuk menjadi Pembina upacara, setelah upacara 17 Agustus lalu, ia juga melaksanakan tugas yang sama. Dalam kesempatan itu ia membacakan teks Sambutan Menteri Agama Republik Indonesia pada upacara Peringatan Hari Santri 2022.
“Dulu, ketika Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan laga, berperang melawan penjajah. Menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan Kiai Subchi Parakan Temanggung, mereka tidak gentar melawan musuh.” Teks ini sesuai dengan sejarah perjuangan awal mula agama islam. Dan tentu ini sesuai dengan kondisi santri ketika masih di pesantren.
Selama di pesantren, santri berperang melawan nafsu yang senantiasa ingin menguasai dirinya. Berbekal niat, tekat dan tentu do’a para Kiai, santri berusaha mengisi hari-harinya dengan beribadah dan menuntut ilmu. Harapannya? Apalagi kalau bukan untuk merdeka dari penjajahan nafsu.
Upacara Hari Santri Nasional Th. 2022
“Pascakemerdekaan Indonesia, santri lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Mereka tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama.” Ini adalah tantangan selanjutnya, selepas santri menyelesaikan masa belajarnya di pesantren.
Ya, predikat santri tak lantas menguap setelah seorang santri menyelesaikan masa belajarnya di pesantren. Dan selepas dari pesantren bukan berarti masa belajar seorang santri berarti berakhir. Sekali lagi bukan seperti itu.
Setelah selesai dengan dirinya sendiri tentu santri punya tugas mulia, yaitu menyebarkan hal-hal baik yang ia ketahui di masyarakat di manapun ia tinggal. Lebih dari itu, faktanya, sejak sebelum Indonesia merdeka hingga hari ini, banyak nama orang yang terlibat dalam perkembangan di negeri ini adalah santri.
Upacara Hari Santri Nasional Th. 2022
Tanpa menafikan, mereka yang bukan santri. Santri-santri hari ini harus tahu betul bahwa ada titipan dari para santri pendahulu untuk ikut serta aktif dalam menjaga keberlangsungan Negara Indonesia sesuai bidang dan kemampuan yang dimiliki.
Meski demikian, tentu santri tak boleh lupa dengan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Dengan wujud mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Dan, diantara satu tujuan agama diturunkan di bumi ini adalah menjaga martabat kemanusiaan atau hifdzunnas.
Sebagai manusia yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, santri juga punya peran dalam menjaga martabat kemanusiaan, yang menjadi tema besar dalam hari santri tahun 2022. Santri harus berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama. Apalagi, di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia.