psb2026

Pendaftaran Santri Baru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fithrah Tahun 2026-2027  M. / 1447-1448 H

Di era yang serba cepat dan penuh tantangan seperti sekarang ini, pendidikan formal yang ditempuh anak-anak setiap pagi memang sangat penting. Namun, pengalaman menunjukkan bahwa sekolah formal saja belum cukup untuk membentuk pribadi yang berakhlak, kuat dalam iman, dan teguh dalam karakter. Di sinilah madrasah diniyah mengambil peran penting sebagai pelengkap dan penguat pendidikan anak.

Madrasah diniyah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang pembentukan mental, moral, dan spiritual yang sangat dibutuhkan oleh generasi kita. Ketika pendidikan formal fokus pada pengetahuan umum, Madrasah Diniyah memperkuat pondasi yang lebih mendasar: adab, akhlak, dan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Mengapa Madrasah Diniyah Begitu Penting?

1. Menanamkan Adab Sejak Usia Dini

Ilmu tanpa adab adalah kehampaan. Di madrasah diniyah, anak belajar bagaimana menghormati guru, menghargai sesama, menjaga ucapan, serta berperilaku sopan. Nilai-nilai ini seringkali tidak tersentuh secara mendalam di sekolah formal.

2. Menjaga Anak dari Arus Pergaulan Bebas

Waktu sore dan malam hari adalah waktu yang rawan bagi anak-anak untuk terpapar lingkungan negatif. Dengan mengikuti madrasah diniyah, mereka memiliki kegiatan positif dan terarah, sehingga terhindar dari pergaulan yang tidak sehat.

3. Membiasakan Ibadah dan Cinta Al-Qur’an

Anak-anak akan dibimbing untuk membiasakan sholat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, mengenal ilmu fiqih, akidah, hingga sejarah Nabi. Kebiasaan baik ini akan tertanam kuat hingga dewasa.

4. Melatih Tanggung Jawab dan Disiplin

Mengikuti dua pendidikan — sekolah pagi dan madrasah sore/malam — membentuk mental anak agar terbiasa bertanggung jawab dan disiplin. Ini adalah karakter utama kesuksesan hidup.

5. Benteng Akidah di Tengah Tantangan Zaman

Perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak besar bagi pola pikir anak. Madrasah diniyah hadir sebagai benteng akidah yang menjaga agar anak tetap lurus dalam pemahaman agama.

Mengapa Harus di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya?

Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya dikenal sebagai pesantren salaf yang menjaga tradisi ilmu para ulama dan memadukannya dengan pendekatan pendidikan yang penuh kasih sayang. Dengan lingkungan pesantren yang religius, anak-anak tidak hanya diajarkan ilmu, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang santun dan beradab.

Para ustadz dan ustadzah memberikan perhatian penuh dalam setiap proses belajar, sehingga anak bukan hanya paham pelajaran, tetapi juga menghidupkan ilmu tersebut dalam keseharian.

Ajak Anak, Saudara, dan Teman Menjadi Bagian dari Keluarga Besar Madrasah Diniyah Al Fithrah

Profil Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fithrah

Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fithrah adalah Pendidikan keagamaan bagi warga sekitar yang dilaksanakan ba’da Maghrib.

MDT Al Fithrah berdiri tahun 2002 dan terdaftar di Kementrian Agama Kota Surabaya dengan Nomor Statistik 311.2.35.78.0122.

Visi menyelenggarakan pendidikan keagamaan berbasis kutubu al-turats bagi santri non mukim.

Misi sebagai berikut :

  1. Mengembangkan pengetahuan santri pada teks-teks ke-islam-an klasik dan jawaban-jawaban atas permasalahan ke-Islam-an di masa sekarang;
  2. Melestarikan amaliyah salafus sholeh dan mensuritauladani akhlaqul karimah Baginda Habibillah Rasulillah Muhammad SAW.

Penerimaan Santri Baru Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Fithrah Tahun Ajaran 2026

Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Fithrah membuka kesempatan bagi calon santri baru untuk tahun ajaran 2026. Program ini ditujukan bagi peserta didik yang ingin memperdalam ilmu agama dalam lingkungan pendidikan yang kondusif dan bernuansa islami.

Pendaftaran dibuka dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 1 Juni hingga 30 Juni 2026, sedangkan tahap kedua dibuka pada 1 Juli hingga 31 Juli 2026. Calon pendaftar diharapkan memanfaatkan periode ini dengan baik agar tidak melewatkan kesempatan bergabung.

Untuk melakukan pendaftaran, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain mengisi formulir pendaftaran, melampirkan fotokopi akta kelahiran dan kartu keluarga, menyediakan pas foto ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta menyertakan fotokopi ijazah formal terakhir.

Adapun biaya pendaftaran meliputi administrasi sebesar Rp30.000, rapor Rp50.000, khidmah haul Rp30.000, kajian rutin Rp20.000, serta SPP satu semester sebesar Rp300.000. Pihak madrasah juga memberikan kemudahan dengan opsi pembayaran yang dapat diangsur.

Bagi calon santri atau wali yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi admin melalui WhatsApp di nomor +62881-5590-213.

Dengan adanya program ini, Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Fithrah berharap dapat mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berilmu, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi Ma’had Aly Al-Fithrah: Kenalkan Pendidikan Tinggi Pesantren kepada Santri Kelas XII

Pengurus dan BEM Ma’had Aly Al-Fithrah menggelar kegiatan sosialisasi Ma’had Aly kepada santri PDF Ulya Al Fithrah kelas XII Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 untuk santri putra dan Rabu, 11 Februari 2026 untuk santri putri, bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah setelah makan siang.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran dan wawasan kepada santri kelas XII terkait pilihan pendidikan lanjutan setelah lulus. Ma’had Aly Al Fithrah diperkenalkan sebagai salah satu opsi pendidikan tinggi berbasis pesantren, khususnya bagi santri yang ingin melanjutkan studi dengan tetap menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai kesantrian.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan tawassul, istighatsah, dan shalawat fi hubbi. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Ma’had Aly Al-Fithrah, kemudian disusul pemutaran video profil Ma’had Aly sebagai pengantar pengenalan institusi.

Sejarah Ma’had Aly Al Fithrah

Dalam sambutannya, Mudir ‘Am Ma’had Aly Al-Fithrah, Ust. Abdullah, menyampaikan bahwa Ma’had Aly Al-Fithrah telah berdiri sejak tahun 2007, pada masa Hadhratus Syaikh Romo KH. Ahmad Asrori masih hidup. Secara resmi, Ma’had Aly menjadi institusi pendidikan formal pada tahun 2009 dan memperoleh akreditasi A pada tahun 2017. Hingga saat ini, Ma’had Aly Al-Fithrah tetap konsisten menjaga mutu pendidikannya, dengan status Akreditasi A (Mumtaz).

Lebih lanjut, Ust. Abdullah menjelaskan bahwa Ma’had Aly memiliki kekhasan yang membedakannya dengan perguruan tinggi pada umumnya. Ma’had Aly Al-Fithrah hanya berfokus pada satu takhassus, yakni tasawuf dan tarekat, dengan penekanan kajian pada turats keilmuan Islam. Meski berstatus pendidikan tinggi, nilai-nilai kesantrian tetap dijaga dan menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa Ma’had Aly. Menurutnya, santri yang memiliki jiwa pesantren akan menemukan kecocokan dalam sistem pendidikan Ma’had Aly.

Harapan Besar di Ma’had Aly Al Fithrah

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Kepala Kurikulum PDF Ulya Al-Fithrah, Ust. Dzulfikar, S.Ud. Ia menyampaikan harapannya agar sebagian santri kelas XII dapat melanjutkan pendidikan ke Ma’had Aly. Menurutnya, Al-Fithrah memiliki prospek besar di masa depan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren terutama di Al-Fithrah. Hal tersebut membuka peluang bagi santri Pondok Pesantren Al-Fithrah terutama Ma`had Aly Al Fithrah untuk terus berkembang, termasuk di Al-Fithrah daerah-daerah, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni sebagai penunjang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow, sharing, dan tanya jawab bersama alumni Ma’had Aly. Sesi ini dipandu oleh seorang host guna menjaga suasana diskusi tetap kondusif dan terarah. Melalui sesi ini, para santri diberi kesempatan untuk menggali informasi secara lebih mendalam terkait Ma’had Aly.

Pada sesi pertama, pembahasan difokuskan pada sistem pendidikan di Ma’had Aly Al Fithrah, meliputi persiapan yang perlu dilakukan bagi calon mahasiswa serta berbagai kegiatan akademik dan kepesantrenan yang dijalani selama masa studi.

Sesi kedua membahas tentang pengabdian (khidmah), di mana santri Ma’had Aly diwajibkan untuk mengabdi sebagai bentuk pengamalan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren. Para alumni menekankan pentingnya khidmah dalam membentuk karakter dan tanggung jawab seorang santri.

Budaya Penelitian Ma’had Aly Al Fithrah

Sesi terakhir Sosialisasi Ma’had Aly Al Fithrah membahas aspek penelitian di Ma’had Aly. Dijelaskan bahwa Ma’had Aly selain memiliki lingkungan disksui yang intens, juga memiliki budaya penelitian sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya, dengan adanya bimbingan dan arahan bagi mahasiswa dalam melaksanakan penelitian akademik.

Dengan hasil Akreditasi Unggul, Ma’had Aly Al Fithrah siap memberikan layanan pendidikan dan pengajaran kepada para santri, terutama yang ingin mendalami tasawuf dan tarekat. Ma’had Aly Al Fithrah juga membuka peluang lebar bagi para santri, dosen, peneliti dan masyarakat umum untuk memasukan tulisannya di Jurnal Putih.

Pendaftaran Santri Baru Ma’had Aly Al Fithrah Surabaya tahun ajaran 2026-2027 M / 1447-1448 H. dapat dilihat di website: https://psb.alfithrah.net/

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan santri kelas XII PDF Ulya Al-Fithrah memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai Ma’had Aly Al-Fithrah serta dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.