Yang Perlu Diperhatikan Jama’ah Selama di Maktab

Silahkan share

Di setiap penyelenggaraan Haul Akbar Al Fithrah, panitia selalu menyediakan tempat menginap bagi jama’ah yang hadir. Tugas ini ditangani oleh tim maktab. Di Haul Akbar Al Fithrah 2023, tim maktab telah menyediakan 837 rumah dengan kapasitas 16.305 orang.

Rumah-rumah itu merupakan milik warga di sekitar ponpes Al Fithrah. Beberapa rumah, baru dijadikan maktab di tahun ini. Adanya rumah-rumah baru ini tak lantas ada penambahan jumlah rumah yang bisa dijadikan maktab dari tahun-tahun sebelumnya.

Informasi dari tim maktab, ada beberapa rumah yang dulunya dijadikan maktab, tahun ini tidak bersedia lagi ditempati. Beberapa pemilik rumah beralasan bertambahnya jumlah keluarga, sehingga rumahnya tidak lagi bisa menjadi maktab.

Jama’ah yang tidak bisa menjaga kebersihan dan perilaku selama di maktab menjadi alasan lain pemilik rumah tidak bersedia lagi ditempati maktab. Untuk alasan ini, tentu jama’ah yang hendak menempati harus menjaga laku selama di maktab.

Baca Juga  PMB STAI Al Fithrah

Adab bertamu

Dalam kitab Jami’u al-Jawaami’ juz 1 halaman 372, ada hadits Nabi Saw., yang artinya “Ketika tamu datang pada suatu kaum, maka ia datang dengan membawa rezekinya. Ketika ia keluar dari kaum, maka ia keluar dengan membawa pengampunan dosa bagi mereka,”

Agar bertamu menghasilkan hal yang baik, tentu harus memperhatikan adab dalam bertamu. Di antara adab bertamu adalah, berpamitan pada pemilik rumah ketika hendak keluar rumah, duduk di selain tempat yang searah dengan kamar perempuan, dan menghindari memandang tempat keluarnya makanan. (Mughni al-Muhtaj, hlm. 412)

Bagi tamu yang menginap, hadits Nabi Saw. yang satu ini perlu diingat, “perjamuan untuk tamu itu sampai tiga hari, lebih dari itu, jamuan merupan sedekah, Tidak boleh bagi tamu untuk menginap di suatu rumah hingga ia menyusahkannya (pemilik rumah).” (Muwatha’, hlm. 335)

Menjadi tamu yang baik

Dari hadits dan maqalah di atas, poin penting dalam bertamu atau menginap di rumah seseorang adalah menjaga kenyamanan dan privasi tuan rumah beserta keluarganya. Hal ini terlepas dari ketidak nyamanan tamu karena laku tuan rumah. Sebagimana keterangan Ulama’, adab yang baik adalah tentang apa yang kita lakukan pada orang lain, bukan sebaliknya.

Baca Juga  BEKAL UNTUK BULAN RAMADAN

Semoga pemilik rumah yang dijadikan maktab dan jama’ah yang menginap di maktab sama mendapat keberkahan dan tercatat sebagai hamba yang saling memuliakan saudaranya

Info maktab Haul Akbar: http://alkhidmah.or.id/maktab