Year: 2023

Kapan Puasa Ramadhan Mulai Diwajibkan?

Ramadhan sudah di depan mata. Bulan dimana satu ibadah di bulan biasa hanya berpahala 1, di bulan Ramadhan bisa berpahala berkali-kali lipat. Namun, bukan hanya karena itu umat islam merindukannya.

Di bulan Ramadhan, umat islam akan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Ibadah berupa menahan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Awal diwajibkannya puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan mulai diwajibkan di bulan Sya’ban tahun ke-2 Hijriyah. Tidak ada penjelasan pasti mengenai apakah perintah ini turun di awal, tengan, atau akhir Sya’ban. Sehingga umat islam baru melaksanakan puasa Ramadhan ketika sudah berada di Madinah.

Rasulullah SAW berada di Madinah selama 10 tahun. Artinya beliau berpuasa di 9 Ramadhan sepanjang hidup beliau.

Referensi: I’anatu al-Thalibin juz 2 hlm. 133

Haul Akbar Al Fithrah 2023: Terimakasih Panitia dan Jama’ah

Haul Akbar Al Fithrah 2023 menyisahkan banyak kisah yang amat panjang untuk diceritakan. Setelah 3 edisi (2020, 2021 dan 2022) diadakan secarta terbatas. Seperti tahun 2019, pada haul edisi ini nyaris seratus nama tercatat sebagai panitia.

Praktiknya, lebih banyak nama lagi yang tidak tercatat sebagai panitia dan terlibat aktif dalam haul yang istikomah diselenggrakan di ahad pertama bulan Sya’ban ini. Beberapa dari mereka, bahkan sudah memulai khidmahnya sejak dua bulan sebelum hari H.

Bekhidmah sesuai bidang dan kemampuan

Daftar kepanitiaan Haul Akbar 2023 terdiri dari jama’ah Al Khidmah, santri Al Fithrah, Ukhsafi, Copler Community dan warga sekitar. Kebanyakan nama yang tercatat sebagai panitia, masih di bidang yang sama dengan haul tahun sebelumnya.

Memang ada beberapa nama lama yang dipindah ke bidang lain, atau nama-nama yang baru tahun ini terlibat dalam kepanitiaan. Namun, susunan panitia yang dibuat tetap menimbang bidang dan kemampuan. Sehingga membuat mereka benar-benar totalitas dalam melaksanakan khidmahnya.

Khidmah para jama’ah baik berupa materi, tenaga maupun kehadiran dalam haul ini tentu tak bisa dipandang sebelah mata. Haul yang anggaran belanjanya besar sekali ini, tentu terselenggara berkat sumbangsing para jama’ah baik yang disetorkan langsung ke panitia maupun dikoordinasi oleh pengurus daerah Jama’ah Al Khidmah.

Belum lagi para jama’ah yang terlibat aktif saat haul membantu tim keamanan, dapur dan distribusi makanan. Khidmah mereka berupa sabar mengikuti segala instruksi panitia terkait menempati lokasi yang disediakan dan membuang sampah pada titik-titik yang telah disediakan tentu juga patut diapresiasi.

Terimakasih atas khidmahnya

Akhirnya, terimakasih kepada segenap panitia dan para jama’ah yang telah bekerjasama dalam menyelenggarakan dan menghadiri haul yang dirintis oleh Hadrotusy Syaikh KH. Achmad Asrori al-Ishaqy – Allahu yarhamuhuu.

Walaupun gesekan dan berbagai kekurangan masih ada, tentu itu semua dibarengi dengan tanggang rasa dan saling menyadari kondisi masing-masing. Sehingga mereka semua tak lupa tujuan utama terselenggaranya Haul Akbar Al Fithrah; berkumpul dengan orang-orang Saleh, serta berkirim do’a kepada para Guru, ‘Ibaadillaahish Shaalihin, kedua orang tua, pinisepuh, juga kepada seluruh kaum muslimin.

Haul Akbar Al Fithrah 2023: Antusiasme Warga Sekitar Pondok Al Fithrah

Haul Akbar Al Fithrah 2023 sudah selesai diselenggarakan tanggal 25-26 Februari 2023. Namun, masih banyak orang yang belum selesai membicarakan majlis yang berskala internasional ini. Di antaranya warga sekitar pondok yang punya peran penting, meskipun sebagian besar nama mereka tak masuk dalam daftar kepanitiaan.

Membuka pintu rumah untuk jama’ah

837 rumah warga yang tercatat bersedia ditempati jama’ah untuk beristirahat. Selain itu banyak warga yang juga berkomunikasi dengan jama’ah yang di tahun-tahun sebelumnya biasa menempati rumahnya.

Tak hanya itu, beberapa rumah yang tak tercatat sebagai maktab, juga masih membuka pintu untuk jama’ah. Sekedar tempat menumpang mandi. Kamar mandi darurat yang didirikan di berbagai titik di gang-gang sekitar pondok, juga sebagian disediakan oleh warga.

Menjamu para jama’ah

Menurut laporan dari beberapa sumber, ada juga pengurus RT yang mengoordinir warganya untuk menyiapkan jamuan buat para jama’ah berupa nasi bungkus. Tak hanya itu banyak warga yang rumahnya ditempati juga menyediakan suguhan berupa air, makanan ringan dan buah-buahan.

Ikut serta dalam menjaga kebersihan

Para warga sekitar pondok sepertinya menyadari, bahwa jama’ah yang menginap, atau sekedar beristirahat di rumah-rumah warga sekitar pondok, adalah dari jauh. Beberapa bahkan menempuh perjalanan lebih dari 6 jam untuk menuju ponpes Al Fithrah.

Kesadaran ini, membuat para warga aktif dalam membersihkan sampah yang tak sempat dibersihkan jama’ah setelah haul rampung. Kelelahan dan buru-buru menuju kendaraan pulang menjadi satu dari dari sekian sebab para jama’ah tak sempat membersihkan sampahnya.

Meski begitu, di beberapa titik lokasi maktab dilaporkan ada beberapa ketua rombongan yang mengajak jama’ahnya untuk ikut membersihkan lokasi yang mereka tempati.

Semoga warga sekitar ponpes Al Fithrah mendapat keberkahan Haul Akbar Al Fithrah 2023. Segala khidmah mereka dalam membantu terselenggaranya haul tahun ini dicatat sebagai amal baik. Dan, di haul mendatang mereka masih diberi kesempatan untuk tetap berkhidmah. Amin…

Amaliyah Mutih

Sekilas tentang amaliyah mutih

Setiap bulan Ramadhan, murid Ath Thoriqoh Al Qodiriyah wan Naqsyabandiyah Al Utsmaniyah melaksanakan mutih. Amaliyah ini dituntukan oleh Hadrotusy Syaikh KH. Achmad Asrori al-Ishaqy – Allahu yarhamuhuu – selaku mursyidnya.

Mutih adalah amaliah berupa tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang berasal  dari makhluk yang bernyawa atau yang bahan campuran pembuatannya terdapat unsur hewani.

Tujuan amaliyah mutih

Tujuan utama mutih adalah untuk riyadhoh, mujahadah, taqliluth thoam (menyedikitkan makan) agar hawa nafsu bisa dikendalikan, semangat beribadah (Jawa: rikat) dan agar dibersihkan dari pengaruh-pengaruh makanan syubhat dan haram.

Oleh karenanya, perintah mutih dari guru Mursyid kepada murid lebih pada sisi menghasilkan kesempurnaan bagi murid. Jika dirasa bermanfaat kemudian ia meninggalkan, maka ia termasuk melakukan adab yang buruk (su’ul adab).

Pendapat Ulama mengenai amaliyah mutih

Menurut sebagian Sufi – dikutip oleh Syaikh Abdul Wahhab al-Syaraniy ra. dalam kitab al-Anwaru al-Qudsiyyah -, tiang penyangga pelaku tarekat ada empat;

  1. menahan rasa lapar,
  2. tidak banyak bergaul jika tidak ada manfaatnya (al-‘uzlah )
  3. bangun malam
  4. tidak berbicara jika tidak bermanfaat.

Kunci pokok dari ke-empat hal ini adalah rasa lapar.

Rasulullah Saw pernah bersabda yang artinya: “Sesungguhnya setan mengalir pada diri anak cucu Adam mengikuti aliran darah. Maka, sempitkanlah semua jalan setan dengan (cara) lapar.” [HR. Ibnu Abi Dunya].

Syaikh Abdul Wahab al-Sya’raniy ra dalam karya beliau , yaitu al-Mizan al-Kubra menyebutkan beberapa syarat yang hendaknya dilakukan oleh penempuh jalan tarekat [baca; salik]. Satu di antara dari beberapa syarat tersebut adalah tidak mengonsumsi makanan yang mempunyai ruh/nyawa yang dalam tarekat kita dikenal dengan istilah mutih ini.

Waktu amaliyah mutih

Amaliyah mutih dimulai tanggal 21 Sya’ban bagi laki-laki dan tanggal 1 Ramadhan bagi perempuan. Pada tahun ini 21 Sya’ban bertepatan dengan tanggal 13 Maret 2023.

Sehingga mutih bagi laki-laki sudah dimulai sejak hari Senin malam Selasa 12 Maret 2023, tepat setelah azan Maghrib. Hal ini sesuai dengan pergantian hari pada kalender Hijriyah, di mana azan sebagai tanda masuknya hari baru.

Sementara mutih untuk perempuan menunggu diumumkannya tanggal 1 Ramadhan 1444 H..

Referensi

  1. Maklumat Amaliah Mutih PP Ath Thoriqoh
  2. Buletin Al Fithrah edisi 56

Pentingnya Niat Dalam Belajar

Di penghujung Februari hingga awal Maret 2023 santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah mendapat jatah liburan yang lumayan panjang. Liburan sebelum Haul Akbar Al Fithrah 2023 selama seminggu dan seminggu lagi setelah haul.

Santri memang baru pulang ke rumah pada hari minggu bakda Salat Dhuhur setelah haul berlansung. Hari-hari dalam seminggu menjelang haul santri ikut membantu menyiapkan hau sesuai dengan kemampuannya.

Setelah di rumah sejak tanggal 26 Februari 2023, minggu besok tanggal 5 Maret 2023 santri harus kembali ke pondok Al Fithrah Surabaya. Pengurus memberi tenggang waktu hingga sebelum Maghrib santri harus tiba di lokasi pondok, dan melaporkan kedatangannya pada pengurus.

Kembali dari liburan ada baiknya santri membarui niat. Mengingat setelah santri kembali akan langsung disambut dengan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap. Jangan sampai kembalinya mereka ke pondok, hanya berniat mengikuti UAS Genap saja.

Panduan niat dalam belajar.

Saking pentingnya niat dalam belajar, Syaikh al-Zarnuji menjadikannya bab tersendiri dalam kitab Ta’limu al-Muta’alim. Sebagai pengantar, beliau mengutip hadits Nabi Saw. bahwa suatu rutinitas bisa bernilai ibadah atau sebaliknya ditentukan oleh niat.

Masih dalam kitab yang sama, Syaikh al-Zarnuji memberikan panduan niat dalam belajar. Pertama, mengharap ridho Allah Swt.. Kedua, menghilangkan kebodohan dalam diri. Ketiga, melestarikan agama Islam. Keempat, mensyukuri nikmat berupa akal dan badan yang sehat. (Syarh Ta’limu al-Muta’alaim hlm. 10)

Berniat ulang ketika kembali ke pondok

Dari keterangan tersebut, kiranya penting bagi santri yang kembali ke pondok untuk berniat ulang sesuai dengan panduan Syaikh al-Zarnuji. Dimulai dengan meniatkan rutinitas belajar dan wadhifah untuk mensyukuri nikmat Allah Swt..

Selanjutnya, berniat belajar dan berwadhifah untuk melestarikan agama Islam, khususnya ajaran pengasuh Al Fithrah, Hadrotusy Syaikh KH. Achmad Asrori al-Ishaqy – Allahu yarhamuhuu -. Dan, menghilangkan kebodohan dalam diri.

Puncaknya, rutinitas belajar dan wadhifah diniatkan mendapat ridho Allah Swt. Dengan harapan, selama di pondok setelah liburan rutinitas santri berupa belajar ataupun wadhifah tak hanya berhenti di angka yang tertera dalam rapot atau laporan dari wali kelas.