alfithrah surabaya

Qasidah Ramadhan Arab, Latin dan Terjemahnya

Ramadhan adalah bulan yang dinantikan umat muslim sedunia. Hati mereka merindukannya. Pada bulan Ramadhan, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, sementara setan dalam belenggu-Nya. Artinya, pada bulan Ramadhan Allah membuka pintu rahmatnya dan pengaruh setan ‘melemah’.

Banyak orang mengisi Ramadhan dengan berbagai macam amal kebaikan. Ada yang membaca Alquran, memperbanyak dzikir dan sholawat, menambah ilmu dan pengetahuan, bersedakah serta banyak amal kebaikan lainnya.

Di antaranya adalah berdzikir dengan bacaan Qasidah Ramadhan. Qasidah ini tidak asing di hampir seluruh kalangan umat muslim Indonesia. Hanya saja dalam pengamalannya ada yang memulainya dengan redaksi berbeda. Dalam sebagian kalangan menggunakan redaksi Syai’lillah yaa Ramadhan ataupun Syirillah yaa Ramadhan.

Qasidah Ramadhan biasa dibaca di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya setiap malam bulan Ramadhan, tepatnya setelah selesai salam kesepuluh sholat Tarawih. Berikut redaksi lengkap Qasidah Ramadhan, Arab, indonesia dan terjemahnya.

Redaksi Lengkap Qasidah Ramadhan

Berikut redaksi lengkap Qasidah Ramadhan yang dibaca di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah

لَا إلهَ إِلَّا اللهُ              لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ         جُدْ لَنَا بِالْغُفْرَانِ

يَا حَنَّانُ يَا مَنَانُ         يَا قَدِيمَ الْإِحْسَانُ

بَحْرِ جُودِكَ مَلْيَانُ      جُد لَنَا بِالْغُفْرَانِ

جُدْ لِهَذَا الْإِنْسَانِ        عَبْدَ سُوءٍ خَزْيَان

مِنْ ذُنُوْبِ وَحْلَانْ      خَائِفْ إِنَّكَ غَضْبَانْ

رَبَّنَا نَسْتَعْفِيكَ            رَبَّنَا نَسْتَرْضِيْكَ

وَلَنَا ظَنٌّ فِيكَ             يَارَجَا أَهْلَ الْإِيْمَانِ

لَا تُخَيِّبُ رَاجِي         تَحْتَ بَابِكْ لَاجِي

لَمْ يَزَلْ فِي الدَّجِي      قَائِلاً يا حَنَّانْ

بِالنَّبِيِّ الْأُمِّي             وَخَدِيجَةُ أُمِّي

وَالْبَتُوْلِ الخَتْمِي         سَيِّدَاتِ النِّسْوَانُ

بِالنَّبِيِّينَ الْجَمْ             مِنْ أَبِيْنَا آدَمْ

وَ بِنُوْحِ الْأَقْدَامْ           وَخَلِيلِ الرَّحْمن

بِأَهْلِ تُرْبَةٌ بَشَار        وَالْفَقِيهِ الْمِشْهَارُ

وَبَأَلِ عَلْوِى الْأَبْرَارِ   مَنْ بِهِمْ حَالِي زَان

وَبِحَدَّادِ الْقُلُوبْ          يُنَالُ كُلُّ الْمَرْغُوب

وَزَالَ جُلُّ الْكُرُوْبِ    دَائِمَا فِي الْأَمَانُ

وَسُلْطَانِهِمْ مَنْظُوْرٌ      وَسَيْفِهِمْ مَشْهُوْرٌ

وَقَوْسِهِمْ مَوْتُوْرْ         عَبْدُ الْقَادِرِ الْجِيْلَانِ

وَبِالْبَطَلِ الْعَبْقَرِي      وَسِرُّهُ السَّارِيْ

لِمُحِبِّيْهْ يَسْرِيْ           شَيْخُنَا عُثْمَان

وَبِأَحْمَدْ أَسْرَارِي       ذِي الْأَخْلَاقِ النَّقِيُّ

لِمُعْتَقِدِيْهِ وَافِيْ           فِي مَدَى الْأَزْمَانُ

وَأَحْزَابِهِ مَنْصُوْرٌ      فِي الْأَفَاقِ مَشْهُوْرٌ

وَمُتَّبِعِيْهْ مَحْصُونَ     فِيْ رِضَا الرَّحْمَنْ

وَالْأَوْلِيَاءْ وَالصِّدِّيْقِيْنْ وَالشُّهَدَاءْ وَالصَّالِحِيْنْ

وَالْأَتْقِيَاءْ وَالْمُسْلِمِيْنْ  يَا رَجَا أَهْلَ الْعِرْفَانْ

يَا صَمَدُ يَا مُعْطِيْ      بِالْعَطَا لَا تُبْطِيْ

جُدْ لِهَذَا الْمُخْطِيْ       بِالرِّضَا وَالْغُفْرَان

جُدْ لَنَا بِالْمَطْلُوبُ       وَالْفَرَحْ مِثْلَ أَيُّوبُ

وَبِفَرْحَةْ يَعْقُوْبْ         حِيْنَ زَالَتِ الْأَحْزَان

الْفَقِيرِ الْمُحْضَارِ        قَائِمًا فِي الْأَسْحَارِ

قَائِلًا يَا سَتَارُ             جُدْ لَنَا بِالْغُفْرَان

وَالصَّلَاةُ الدَّائِمُ          عَلَى النَّبِيِّ بْنِ هَاشِم

عَدَّ مَنْ هُوَ قَائِمْ          بِالْعِبَادَةْ سَهْرَانِ

Redaksi Latin Qasidah Ramadhan

Redaksi Latin Qasidah Ramadhan ala Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah

Lā ilāha illallāh
Lā ilāha illallāh

Yā Ḥannān yā Mannān
Jud lanā bil-ghufrān

Yā Ḥannān yā Manān
Yā qadīmal-iḥsān

Baḥru jūdika malyān
Jud lanā bil-ghufrān

Jud lihādzal-insān
‘Abda sū’in khazyān

Min dzunūbin waḥlān
Khāif innaka ghaḍbān

Rabbanā nasta‘fīka
Rabbanā nastarḍīka

Wa lanā ẓannun fīka
Yā rajā’a ahlal-īmān

Lā tukhayyib rājī
Taḥta bābika lājī

Lam yazal fid-dajā
Qā’ilan yā Ḥannān

Bin-nabiyyil-ummī
Wa Khadījatu ummī

Wal-batūlil-khatmī
Sayyidātin-niswān

Bin-nabiyyīnal-jam‘
Min abīnā Ādam

Wa bi Nūḥil-aqdām
Wa Khalīlir-Raḥmān

Bi ahli turbati Bashār
Wal-faqīhil-mishhār

Wa bi Āli ‘Alawiyil-abrār
Man bihim ḥālī zān

Wa bi Ḥaddādil-qulūb
Yunālu kullul-marghūb

Wa zāla jullul-kurūb
Dā’iman fil-amān

Wa sulṭānihim manẓūr
Wa saifihim mashhūr

Wa qawsihim mawtūr
‘Abdul Qādir al-Jīlānī

Wa bil-baṭalil-‘abqarī
Wa sirruhūs-sārī

Li muḥibbīhi yasrī
Syaikhunā ‘Utsmān

Wa bi Aḥmad Asrārī
Dzil-akhlāqin-naqī

Li mu‘taqidīhi wāfī
Fī madal-azmān

Wa aḥzābihī manṣūr
Fil-āfāqi mashhūr

Wa muttabi‘īhi maḥṣūn
Fī riḍar-Raḥmān

Wal-awliyā’i wash-ṣiddīqīn
Wash-shuhadā’i wash-ṣāliḥīn

Wal-atqiyā’i wal-muslimīn
Yā rajā’a ahlal-‘irfān

Yā Ṣamad yā Mu‘ṭī
Bil-‘aṭā lā tubṭī

Jud lihādzal-mukhṭī
Bir-riḍā wal-ghufrān

Jud lanā bil-maṭlūb
Wal-faraḥ mitsla Ayyūb

Wa bifarḥati Ya‘qūb
Ḥīna zālatil-aḥzān

Al-faqīril-Muḥḍār
Qā’iman fil-asḥār

Qā’ilan yā Sattār
Jud lanā bil-ghufrān

Wash-ṣalātud-dā’im
‘Alan-nabiyyi ibni Hāsyim

‘Adda man huwa qā’im
Bil-‘ibādati sahrān

Terjemahan Lengkap Qasidah Ramadhan

Berikut terjemahan lengkap Qasidah Ramadhan

Tiada Tuhan selain Allah.
Tiada Tuhan selain Allah.

Wahai Yang Maha Pengasih, Wahai Maha Pemberi,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Wahai Maha Pengasih, Wahai Maha Pemberi,
Wahai Dzat yang sejak dahulu melimpahkan kebaikan.

Lautan kemurahan-Mu penuh melimpah,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Karuniakanlah kepada manusia ini,
Seorang hamba yang buruk dan hina.

Yang tenggelam dalam lumpur dosa,
Takut karena Engkau murka.

Wahai Tuhan kami, kami memohon ampunan-Mu,
Wahai Tuhan kami, kami memohon keridaan-Mu.

Dan kami berbaik sangka kepada-Mu,
Wahai harapan orang-orang beriman.

Jangan Engkau kecewakan orang yang berharap,
Yang berlindung di bawah pintu-Mu.

Yang terus berada dalam gelap malam,
Seraya berkata: Wahai Maha Pengasih.

Dengan (perantaraan) Nabi yang ummi,
Dan Sayyidah Khadijah ibuku.

Dan wanita suci yang utama,
Pemimpin para wanita.

Dengan seluruh para nabi,
Dari ayah kami Nabi Adam.

Dan Nabi Nuh yang teguh,
Dan kekasih Allah (Nabi Ibrahim).

Dengan para penghuni Turbah Basyar,
Dan para fuqaha yang masyhur.

Dengan keluarga Alawi yang saleh,
Yang dengan mereka keadaanku menjadi indah.

Dengan penempaan hati,
Dengannya tercapai segala harapan.

Dan hilanglah segala kesusahan,
Selamanya dalam keamanan.

Dan sultan mereka tampak nyata,
Dan pedang mereka masyhur.

Dan busur mereka yang kuat,
(Ya Allah, dengan wasilah) Abdul Qadir al-Jilani.

Dengan sang pahlawan yang luar biasa,
Dan rahasianya yang mengalir.

Kepada para pecintanya mengalir,
Guru kami Syekh Utsman Al-Ishaqy.

Dengan (keberkahan) Syaikh Ahmad Asrori (Al-Ishaqy),
Yang berakhlak suci.

Bagi para pengikutnya setia,
Sepanjang zaman.

Dan hizibnya mendapat pertolongan,
Terkenal di seluruh penjuru.

Para pengikutnya terlindungi,
Dalam keridaan Ar-Rahman.

Dan para wali, para shiddiqin,
Para syuhada dan orang-orang saleh.

Para muttaqin dan kaum muslimin,
Wahai harapan ahli makrifat.

Wahai Dzat Maha Dibutuhkan, Wahai Maha Pemberi,
Dalam memberi jangan Engkau tunda.

Karuniakan kepada hamba yang bersalah ini,
Keridaan dan ampunan.

Karuniakan kepada kami apa yang kami harapkan,
Dan kebahagiaan seperti Nabi Ayyub.

Dan kebahagiaan Nabi Ya‘qub,
Ketika kesedihan telah hilang.

Hamba yang fakir, Al-Muhdhar,
Berdiri di waktu sahur.

Seraya berkata: Wahai Maha Menutup Aib,
Anugerahkanlah kepada kami ampunan.

Dan shalawat yang terus-menerus,
Atas Nabi keturunan Bani Hasyim.

Sebanyak orang yang berdiri,
Dalam ibadah di malam hari.

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya Tahun Ajaran 2026–2027

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya resmi dibuka untuk Tahun Ajaran 2026–2027 M / 1447–1448 H. Informasi ini diperuntukkan bagi calon santri dan wali santri yang ingin melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren yang berlokasi di Jl. Kedinding Lor No. 99, Kenjeran, Surabaya.

Berikut informasi lengkap mengenai jadwal, jenjang pendidikan, serta tata cara pendaftaran santri baru.

Tentang Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya

Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan berbasis pesantren dengan berbagai jenjang formal maupun nonformal.

Lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah meliputi pendidikan untuk santri mukim (menetap) dan non mukim (tidak menetap).

Alamat lengkap:
Jl. Kedinding Lor No. 99, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (60129)

Tahun Ajaran 2026–2027 M / 1447–1448 H

Pendaftaran santri baru dibuka untuk Tahun Ajaran: 2026–2027 Masehi / 1447–1448 Hijriyah

Tingkat Pendidikan yang Dibuka

Berikut jenjang pendidikan yang tersedia dalam Pendaftaran Santri Baru Al Fithrah Surabaya:

Untuk pendaftaran santri non mukim meliputi dua lembaga pendidikan dasar:

Sedangkan untuk pendaftaran santri baru mukim meliputi

Calon santri dapat memilih jenjang pendidikan sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan pendidikan masing-masing.

Jadwal Pendaftaran Santri Baru 2026

Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang:

🟢 Gelombang I

  • 20 Februari – 5 Maret 2026 M
  • 2 – 15 Ramadhan 1447 H

🟢 Gelombang II

  • 1 April – 30 April 2026 M
  • 12 Syawal – 12 Dzulqaidah 1447 H

Disarankan untuk mendaftar lebih awal agar mendapatkan kesempatan lebih luas, disebabkan pembatasan kuota santri baru.

Cara Pendaftaran Santri Baru

Berikut alur pendaftaran santri baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya:

1. Tes Non Akademik

Calon santri melakukan tes akademik dan non akademik secara offline di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya:

  • Tes Akademik meliputi baca Al-Qur’an dan tulis pego untuk santri baru lulusan SD sederajat, baca Fathul Qorib dan pengetahuan Nahwu Shorof untuk lulusan SMP sederajat dan baca Kitab Mau’idzatul Mu’minin bagi santri baru Ma’had Aly Al Fithrah.
  • Tes Non Akademik meliputi tes skill non-akademik seperti berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, disiplin, adaptasi, kepercayaan diri, kreativitas, dan ketahanan diri.

Tes ini dilaksanakan untuk menentukan penempatan kelas santri baru. Tes ini juga dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh panitia.

2. Pengumuman Hasil Tes

Hasil tes santri baru akan diinformasikan melalui WhatsApp kepada calon santri atau wali santri.

3. Daftar Ulang

Setelah mendapatkan pengumuman hasil tes, santri baru wajib melakukan:

  • Pembayaran administrasi
  • Pengumpulan berkas persyaratan pendaftaran

Sesuai jadwal yang telah ditentukan.

4. Pengumuman Jadwal Masuk

Santri akan mendapatkan informasi jadwal masuk Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya melalui WhatsApp.

Cara Pendaftaran Santri Baru

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui:

👉 https://psb.alfitrah.net

Calon santri juga dapat memindai QR Code yang tersedia pada media publikasi resmi.

Narahubung Pendaftaran

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Santri Baru 2026–2027, silakan menghubungi:

📱 0812 2339 9950 – Panitia PSB
☎ (031) 3717304 / (031) 3722771 – Kantor Pondok

Media Sosial dan Website Resmi

Ikuti informasi terbaru melalui:

  • Instagram / Media Sosial: @alfitrahsby
  • Website resmi: alfitrah.org

Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya Tahun Ajaran 2026–2027 telah resmi dibuka dengan dua gelombang pendaftaran. Calon santri diwajibkan mengikuti tes akademik dan non akademik, menunggu pengumuman via WhatsApp, serta melakukan daftar ulang apabila dinyatakan lulus.

Segera daftarkan diri Anda dan raih kesempatan menimba ilmu di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya.

Semoga dimudahkan segala urusan kita semuanya

Jadwal Ngaji Ramadhan Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya

Selama Ramadhan, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya bukan hanya melaksanakan amaliah-amaliah Ramadhan, melainkan juga ilmiah. Amaliah-amaliah di Al Fithrah selama Ramadhan meliputi sholat Tarawih, memperbanyak baca Al-Qur’an, dzikir fida’, sholat Tasbih dan sholat Hajat.

Kegiatan ilmiah di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah meliputi kegiatan ngaji Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Al Fithrah dan di kelas-kelas bagi santri mukim. Sementara bagi santri non mukim disediakan layanan ngaji Ramadhan, ngaji hikmah, pelatihan rebana, pelatihan membaca manaqib.

Ramadhan: Bulan Puasa dan Bulan Ilmu

Bulan Ramadhan bukan hanya bulan ibadah fisik seperti puasa dan shalat malam, tetapi juga bulan turunnya wahyu dan momentum memperdalam ilmu agama. Allah ﷻ menegaskan:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Karena itu, Ramadhan adalah saat terbaik untuk menambah asupan ilmu, memperbanyak membaca, mengaji, dan menghadiri majelis taklim.

Perintah dan Anjuran Menuntut Ilmu

1. Perintah Langsung dari Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Dan katakanlah: Wahai Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaha: 114)

Ayat ini menunjukkan bahwa bahkan Rasulullah ﷺ diperintahkan untuk terus meminta tambahan ilmu, apalagi kita sebagai umatnya.

2. Keutamaan Menuntut Ilmu

Rasulullah ﷺ bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Imam Muslim)

Ramadhan adalah waktu paling tepat untuk memperbanyak langkah menuju surga melalui majelis ilmu.

Ngaji Ramadhan: Mengisi Keseharian dengan Ilmu

Para ulama salaf sangat menjaga kesinambungan ilmu. Para ulama besar seperti Imam Al-Ghazali dan Jalaluddin as-Suyuti dikenal sangat produktif dalam menulis, membaca, dan mengajar, terutama di bulan-bulan penuh keberkahan.

Ramadhan bukan waktu untuk bermalas-malasan, tetapi waktu untuk:

Menghidupkan Al-Qur’an

Menguatkan aqidah

Memperdalam fiqih

Membersihkan hati

Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah mengadakan Ngaji Ramadhan yang dapat diikuti secara live streaming di Alwava TV channel. Berikut jadwalnya:

  • Kitab Al-Muntakhobat fii Ma huwa al-Manaqib

    Disampaikan oleh: Ustadz H. Abdur Rosyid, M. Fil.I

    🕗 Setiap pukul 08.30 – 09.30

    • Kitab Mau’idhotul Mu’minin min Ihya’ ‘Ulumuddin

    (Ringkasan dari karya Imam Al-Ghazali)

    Disampaikan oleh: Ustadz H. Sulaiman, M. Sy

    🕤 Setiap pukul 09.30 – 10.30

    • Kitab Tafsir Jalalain

    Karya Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuti

    Disampaikan oleh: Ustadz Ahmad Jami’an, S. Ud

    🕌 Setiap Ba’da Shalat Dzuhur

    • Kitab Risalah Mu’awanah

    Karya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad

    🕌 Setiap Ba’da Shalat Ashar (Kecuali Ahad)

    Selain kajian di Masjid Al Fithrah yang disiarkan secara live di youtube, Santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya juga mengikuti kegiatan Ngaji Ramadhan yang diselenggarakan di kelas-kelas yang diisi oleh para asatidz pengajarnya. Di antara kitab yang disampaikan adalah Kitab Wadzaif untuk santri PDF Wustha Al Fithrah, Risalatul Mahidl bagi santri putri. Sementara untuk tingkatan PDF Ulya Al Fithrah disampaikan Kitab Ayyuhal Walad, Washiyatul Musthofa, Nurudl Dlolam, hingga Riyadus Sholihin,

    Mari Isi Ramadhan dengan Ilmu

    Ramadhan adalah madrasah ruhaniyah. Jangan biarkan 30 hari berlalu tanpa peningkatan ilmu dan iman. Hadiri majelis, ikuti live streaming, catat faedah, dan amalkan.

    Semoga Allah ﷻ menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai momentum kebangkitan ilmu, amal, dan keberkahan dalam hidup kita.

    اللهم زدنا علماً نافعاً، وارزقنا عملاً صالحاً

    Ya Allah, tambahkanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat dan karuniakan kepada kami amal yang shalih.

    Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan Ala Al Fithrah

    Shalat Tarawih merupakan syiar agung di bulan Ramadhan yang telah menjadi tradisi umat Islam sejak masa Nabi Muhammad. Pada masa Umar bin Khattab, pelaksanaan tarawih berjamaah disempurnakan dan dirapikan dalam satu imam sehingga menjadi tradisi yang terus hidup hingga hari ini.

    Di berbagai pesantren dan majelis dzikir, termasuk di lingkungan Al Fithrah, bacaan Bilal Shalat Tarawih memiliki kekhasan tersendiri. Bacaan ini bukan sekadar seruan, tetapi menjadi pengikat kekhusyukan, penanda perpindahan rakaat, serta penguat semangat jamaah dalam beribadah.

    Peran Bilal dalam Shalat Tarawih

    Dalam tradisi pesantren, bilal bertugas:

    • Mengumumkan jeda antar rakaat
    • Membaca shalawat dan doa tertentu
    • Mengajak jamaah memperbanyak dzikir
    • Menjaga irama dan kekhidmatan suasana

    Peran ini meneladani semangat sahabat Bilal bin Rabah yang dikenal sebagai muadzin Rasulullah dan simbol keteguhan dalam syiar Islam.

    Susunan Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ala Al Fithrah

    Berikut adalah susunan bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan ala Al Fithrah.

    1. Bacaan Sebelum Tarawih

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    2. Bacaan Setelah Salam Pertama

    مبلغ

    اَلْبَدْرُ نَبِيُّكُمْ مُحَمَّدٌ صَلُّوْا عَلَيْهِ

    جماعة:

    صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    3. Bacaan Setelah Salam Kedua

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    4. Bacaan Setelah Salam Ketiga

    مبلغ:

    خَلِيْفَةُ رَسُولِ اللَّهِ سَيِّدُنَا أَبُوْ بَكْرِ نِ الصِّدِّيْقِ، تَرَضَّوْا عَنْهُ

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    5. Bacaan Setelah Salam Keempat (Setelah Yaa Tawwab)

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    6. Bacaan Setelah Salam Kelima

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الخَطَّابِ، تَرَضَّوْا عَنْهُ.

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    7. Bacaan Setelah Salam Keenam

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ

    8. Bacaan Setelah Salam Ketujuh

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ ابْنُ عَفَّانَ ، تَرَضَّوْا عَنْهُ

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    9. Bacaan Setelah Salam Kedelapan (Setelah Yaa Allah biha)

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    10. Bacaan Setelah Salam Kesembilan

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عَلِيُّ ابْنُ أَبِيْ طَالِبْ كَرَمَ اللهُ وَجْهَهُ ، تَرَضَّوْا عَنْهُ.

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    11. Bacaan Sholat Witir Dua Rakaat

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    12. Bacaan Sholat Witir Satu Rakaat

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    Keutamaan Menghidupkan Tarawih

    Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

    مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

    “Barang siapa menghidupkan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
    (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)

    Tradisi bacaan bilal yang tertata dan penuh adab membantu jamaah menjaga niat, kekhusyukan, dan semangat hingga akhir rakaat.

    Ciri Khas Bacaan Ala Al Fithrah

    Beberapa ciri khas bacaan bilal ala Al Fithrah antara lain:

    • Irama yang tenang dan khidmat
    • Penekanan pada shalawat kepada Nabi ﷺ
    • Doa yang sarat makna taubat dan mahabbah
    • Kekompakan antara bilal, imam, dan jamaah

    Hal ini menjadikan suasana tarawih terasa lebih hidup, bukan hanya sebagai ibadah rutin, tetapi juga sebagai majelis dzikir yang menyentuh hati.

    Penutup

    Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan ala Al Fithrah adalah bagian dari khidmah dalam menjaga tradisi Ahlus Sunnah wal Jamaah. Ia bukan sekadar teks bacaan, tetapi warisan ruhani yang memperindah malam-malam Ramadhan.

    Semoga Allah ﷻ menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar.

    Sosialisasi Ma’had Aly Al-Fithrah: Kenalkan Pendidikan Tinggi Pesantren kepada Santri Kelas XII

    Pengurus dan BEM Ma’had Aly Al-Fithrah menggelar kegiatan sosialisasi Ma’had Aly kepada santri PDF Ulya Al Fithrah kelas XII Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 untuk santri putra dan Rabu, 11 Februari 2026 untuk santri putri, bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah setelah makan siang.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran dan wawasan kepada santri kelas XII terkait pilihan pendidikan lanjutan setelah lulus. Ma’had Aly Al Fithrah diperkenalkan sebagai salah satu opsi pendidikan tinggi berbasis pesantren, khususnya bagi santri yang ingin melanjutkan studi dengan tetap menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai kesantrian.

    Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan tawassul, istighatsah, dan shalawat fi hubbi. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Ma’had Aly Al-Fithrah, kemudian disusul pemutaran video profil Ma’had Aly sebagai pengantar pengenalan institusi.

    Sejarah Ma’had Aly Al Fithrah

    Dalam sambutannya, Mudir ‘Am Ma’had Aly Al-Fithrah, Ust. Abdullah, menyampaikan bahwa Ma’had Aly Al-Fithrah telah berdiri sejak tahun 2007, pada masa Hadhratus Syaikh Romo KH. Ahmad Asrori masih hidup. Secara resmi, Ma’had Aly menjadi institusi pendidikan formal pada tahun 2009 dan memperoleh akreditasi A pada tahun 2017. Hingga saat ini, Ma’had Aly Al-Fithrah tetap konsisten menjaga mutu pendidikannya, dengan status Akreditasi A (Mumtaz).

    Lebih lanjut, Ust. Abdullah menjelaskan bahwa Ma’had Aly memiliki kekhasan yang membedakannya dengan perguruan tinggi pada umumnya. Ma’had Aly Al-Fithrah hanya berfokus pada satu takhassus, yakni tasawuf dan tarekat, dengan penekanan kajian pada turats keilmuan Islam. Meski berstatus pendidikan tinggi, nilai-nilai kesantrian tetap dijaga dan menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa Ma’had Aly. Menurutnya, santri yang memiliki jiwa pesantren akan menemukan kecocokan dalam sistem pendidikan Ma’had Aly.

    Harapan Besar di Ma’had Aly Al Fithrah

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Kepala Kurikulum PDF Ulya Al-Fithrah, Ust. Dzulfikar, S.Ud. Ia menyampaikan harapannya agar sebagian santri kelas XII dapat melanjutkan pendidikan ke Ma’had Aly. Menurutnya, Al-Fithrah memiliki prospek besar di masa depan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren terutama di Al-Fithrah. Hal tersebut membuka peluang bagi santri Pondok Pesantren Al-Fithrah terutama Ma`had Aly Al Fithrah untuk terus berkembang, termasuk di Al-Fithrah daerah-daerah, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni sebagai penunjang.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow, sharing, dan tanya jawab bersama alumni Ma’had Aly. Sesi ini dipandu oleh seorang host guna menjaga suasana diskusi tetap kondusif dan terarah. Melalui sesi ini, para santri diberi kesempatan untuk menggali informasi secara lebih mendalam terkait Ma’had Aly.

    Pada sesi pertama, pembahasan difokuskan pada sistem pendidikan di Ma’had Aly Al Fithrah, meliputi persiapan yang perlu dilakukan bagi calon mahasiswa serta berbagai kegiatan akademik dan kepesantrenan yang dijalani selama masa studi.

    Sesi kedua membahas tentang pengabdian (khidmah), di mana santri Ma’had Aly diwajibkan untuk mengabdi sebagai bentuk pengamalan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren. Para alumni menekankan pentingnya khidmah dalam membentuk karakter dan tanggung jawab seorang santri.

    Budaya Penelitian Ma’had Aly Al Fithrah

    Sesi terakhir Sosialisasi Ma’had Aly Al Fithrah membahas aspek penelitian di Ma’had Aly. Dijelaskan bahwa Ma’had Aly selain memiliki lingkungan disksui yang intens, juga memiliki budaya penelitian sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya, dengan adanya bimbingan dan arahan bagi mahasiswa dalam melaksanakan penelitian akademik.

    Dengan hasil Akreditasi Unggul, Ma’had Aly Al Fithrah siap memberikan layanan pendidikan dan pengajaran kepada para santri, terutama yang ingin mendalami tasawuf dan tarekat. Ma’had Aly Al Fithrah juga membuka peluang lebar bagi para santri, dosen, peneliti dan masyarakat umum untuk memasukan tulisannya di Jurnal Putih.

    Pendaftaran Santri Baru Ma’had Aly Al Fithrah Surabaya tahun ajaran 2026-2027 M / 1447-1448 H. dapat dilihat di website: https://psb.alfithrah.net/

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan santri kelas XII PDF Ulya Al-Fithrah memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai Ma’had Aly Al-Fithrah serta dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.