alfithrah surabaya

Jadwal Ngaji Ramadhan Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya

Selama Ramadhan, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya bukan hanya melaksanakan amaliah-amaliah Ramadhan, melainkan juga ilmiah. Amaliah-amaliah di Al Fithrah selama Ramadhan meliputi sholat Tarawih, memperbanyak baca Al-Qur’an, dzikir fida’, sholat Tasbih dan sholat Hajat.

Kegiatan ilmiah di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah meliputi kegiatan ngaji Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Al Fithrah dan di kelas-kelas bagi santri mukim. Sementara bagi santri non mukim disediakan layanan ngaji Ramadhan, ngaji hikmah, pelatihan rebana, pelatihan membaca manaqib.

Ramadhan: Bulan Puasa dan Bulan Ilmu

Bulan Ramadhan bukan hanya bulan ibadah fisik seperti puasa dan shalat malam, tetapi juga bulan turunnya wahyu dan momentum memperdalam ilmu agama. Allah ﷻ menegaskan:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Karena itu, Ramadhan adalah saat terbaik untuk menambah asupan ilmu, memperbanyak membaca, mengaji, dan menghadiri majelis taklim.

Perintah dan Anjuran Menuntut Ilmu

1. Perintah Langsung dari Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman:

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Dan katakanlah: Wahai Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaha: 114)

Ayat ini menunjukkan bahwa bahkan Rasulullah ﷺ diperintahkan untuk terus meminta tambahan ilmu, apalagi kita sebagai umatnya.

2. Keutamaan Menuntut Ilmu

Rasulullah ﷺ bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Imam Muslim)

Ramadhan adalah waktu paling tepat untuk memperbanyak langkah menuju surga melalui majelis ilmu.

Ngaji Ramadhan: Mengisi Keseharian dengan Ilmu

Para ulama salaf sangat menjaga kesinambungan ilmu. Para ulama besar seperti Imam Al-Ghazali dan Jalaluddin as-Suyuti dikenal sangat produktif dalam menulis, membaca, dan mengajar, terutama di bulan-bulan penuh keberkahan.

Ramadhan bukan waktu untuk bermalas-malasan, tetapi waktu untuk:

Menghidupkan Al-Qur’an

Menguatkan aqidah

Memperdalam fiqih

Membersihkan hati

Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah mengadakan Ngaji Ramadhan yang dapat diikuti secara live streaming di Alwava TV channel. Berikut jadwalnya:

  • Kitab Al-Muntakhobat fii Ma huwa al-Manaqib

    Disampaikan oleh: Ustadz H. Abdur Rosyid, M. Fil.I

    🕗 Setiap pukul 08.30 – 09.30

    • Kitab Mau’idhotul Mu’minin min Ihya’ ‘Ulumuddin

    (Ringkasan dari karya Imam Al-Ghazali)

    Disampaikan oleh: Ustadz H. Sulaiman, M. Sy

    🕤 Setiap pukul 09.30 – 10.30

    • Kitab Tafsir Jalalain

    Karya Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuti

    Disampaikan oleh: Ustadz Ahmad Jami’an, S. Ud

    🕌 Setiap Ba’da Shalat Dzuhur

    • Kitab Risalah Mu’awanah

    Karya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad

    🕌 Setiap Ba’da Shalat Ashar (Kecuali Ahad)

    Selain kajian di Masjid Al Fithrah yang disiarkan secara live di youtube, Santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya juga mengikuti kegiatan Ngaji Ramadhan yang diselenggarakan di kelas-kelas yang diisi oleh para asatidz pengajarnya. Di antara kitab yang disampaikan adalah Kitab Wadzaif untuk santri PDF Wustha Al Fithrah, Risalatul Mahidl bagi santri putri. Sementara untuk tingkatan PDF Ulya Al Fithrah disampaikan Kitab Ayyuhal Walad, Washiyatul Musthofa, Nurudl Dlolam, hingga Riyadus Sholihin,

    Mari Isi Ramadhan dengan Ilmu

    Ramadhan adalah madrasah ruhaniyah. Jangan biarkan 30 hari berlalu tanpa peningkatan ilmu dan iman. Hadiri majelis, ikuti live streaming, catat faedah, dan amalkan.

    Semoga Allah ﷻ menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai momentum kebangkitan ilmu, amal, dan keberkahan dalam hidup kita.

    اللهم زدنا علماً نافعاً، وارزقنا عملاً صالحاً

    Ya Allah, tambahkanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat dan karuniakan kepada kami amal yang shalih.

    Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan Ala Al Fithrah

    Shalat Tarawih merupakan syiar agung di bulan Ramadhan yang telah menjadi tradisi umat Islam sejak masa Nabi Muhammad. Pada masa Umar bin Khattab, pelaksanaan tarawih berjamaah disempurnakan dan dirapikan dalam satu imam sehingga menjadi tradisi yang terus hidup hingga hari ini.

    Di berbagai pesantren dan majelis dzikir, termasuk di lingkungan Al Fithrah, bacaan Bilal Shalat Tarawih memiliki kekhasan tersendiri. Bacaan ini bukan sekadar seruan, tetapi menjadi pengikat kekhusyukan, penanda perpindahan rakaat, serta penguat semangat jamaah dalam beribadah.

    Peran Bilal dalam Shalat Tarawih

    Dalam tradisi pesantren, bilal bertugas:

    • Mengumumkan jeda antar rakaat
    • Membaca shalawat dan doa tertentu
    • Mengajak jamaah memperbanyak dzikir
    • Menjaga irama dan kekhidmatan suasana

    Peran ini meneladani semangat sahabat Bilal bin Rabah yang dikenal sebagai muadzin Rasulullah dan simbol keteguhan dalam syiar Islam.

    Susunan Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ala Al Fithrah

    Berikut adalah susunan bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan ala Al Fithrah.

    1. Bacaan Sebelum Tarawih

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    2. Bacaan Setelah Salam Pertama

    مبلغ

    اَلْبَدْرُ نَبِيُّكُمْ مُحَمَّدٌ صَلُّوْا عَلَيْهِ

    جماعة:

    صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    3. Bacaan Setelah Salam Kedua

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    4. Bacaan Setelah Salam Ketiga

    مبلغ:

    خَلِيْفَةُ رَسُولِ اللَّهِ سَيِّدُنَا أَبُوْ بَكْرِ نِ الصِّدِّيْقِ، تَرَضَّوْا عَنْهُ

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    5. Bacaan Setelah Salam Keempat (Setelah Yaa Tawwab)

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    6. Bacaan Setelah Salam Kelima

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الخَطَّابِ، تَرَضَّوْا عَنْهُ.

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    7. Bacaan Setelah Salam Keenam

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ

    8. Bacaan Setelah Salam Ketujuh

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ ابْنُ عَفَّانَ ، تَرَضَّوْا عَنْهُ

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    9. Bacaan Setelah Salam Kedelapan (Setelah Yaa Allah biha)

    مبلغ:

    فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةً

     جماعة:

    وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً يَا تَوَّابُ يَاغَفَّارُ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ يَا أَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ اِرْحَمْنَا.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    10. Bacaan Setelah Salam Kesembilan

    مبلغ:

    أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ سَيِّدُنَا عَلِيُّ ابْنُ أَبِيْ طَالِبْ كَرَمَ اللهُ وَجْهَهُ ، تَرَضَّوْا عَنْهُ.

    جماعة:

    رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَنَفَعَنَا بِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    11. Bacaan Sholat Witir Dua Rakaat

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    12. Bacaan Sholat Witir Satu Rakaat

    مبلغ

    اَلصَّلَاةَ سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

    جماعة

    اَلصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

    مبلغ:

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .

    جماعة:

    اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ .

    Keutamaan Menghidupkan Tarawih

    Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

    مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

    “Barang siapa menghidupkan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
    (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)

    Tradisi bacaan bilal yang tertata dan penuh adab membantu jamaah menjaga niat, kekhusyukan, dan semangat hingga akhir rakaat.

    Ciri Khas Bacaan Ala Al Fithrah

    Beberapa ciri khas bacaan bilal ala Al Fithrah antara lain:

    • Irama yang tenang dan khidmat
    • Penekanan pada shalawat kepada Nabi ﷺ
    • Doa yang sarat makna taubat dan mahabbah
    • Kekompakan antara bilal, imam, dan jamaah

    Hal ini menjadikan suasana tarawih terasa lebih hidup, bukan hanya sebagai ibadah rutin, tetapi juga sebagai majelis dzikir yang menyentuh hati.

    Penutup

    Bacaan Bilal Shalat Tarawih Ramadhan ala Al Fithrah adalah bagian dari khidmah dalam menjaga tradisi Ahlus Sunnah wal Jamaah. Ia bukan sekadar teks bacaan, tetapi warisan ruhani yang memperindah malam-malam Ramadhan.

    Semoga Allah ﷻ menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar.

    Sosialisasi Ma’had Aly Al-Fithrah: Kenalkan Pendidikan Tinggi Pesantren kepada Santri Kelas XII

    Pengurus dan BEM Ma’had Aly Al-Fithrah menggelar kegiatan sosialisasi Ma’had Aly kepada santri PDF Ulya Al Fithrah kelas XII Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 untuk santri putra dan Rabu, 11 Februari 2026 untuk santri putri, bertempat di Pendopo Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah setelah makan siang.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran dan wawasan kepada santri kelas XII terkait pilihan pendidikan lanjutan setelah lulus. Ma’had Aly Al Fithrah diperkenalkan sebagai salah satu opsi pendidikan tinggi berbasis pesantren, khususnya bagi santri yang ingin melanjutkan studi dengan tetap menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai kesantrian.

    Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan tawassul, istighatsah, dan shalawat fi hubbi. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Ma’had Aly Al-Fithrah, kemudian disusul pemutaran video profil Ma’had Aly sebagai pengantar pengenalan institusi.

    Sejarah Ma’had Aly Al Fithrah

    Dalam sambutannya, Mudir ‘Am Ma’had Aly Al-Fithrah, Ust. Abdullah, menyampaikan bahwa Ma’had Aly Al-Fithrah telah berdiri sejak tahun 2007, pada masa Hadhratus Syaikh Romo KH. Ahmad Asrori masih hidup. Secara resmi, Ma’had Aly menjadi institusi pendidikan formal pada tahun 2009 dan memperoleh akreditasi A pada tahun 2017. Hingga saat ini, Ma’had Aly Al-Fithrah tetap konsisten menjaga mutu pendidikannya, dengan status Akreditasi A (Mumtaz).

    Lebih lanjut, Ust. Abdullah menjelaskan bahwa Ma’had Aly memiliki kekhasan yang membedakannya dengan perguruan tinggi pada umumnya. Ma’had Aly Al-Fithrah hanya berfokus pada satu takhassus, yakni tasawuf dan tarekat, dengan penekanan kajian pada turats keilmuan Islam. Meski berstatus pendidikan tinggi, nilai-nilai kesantrian tetap dijaga dan menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa Ma’had Aly. Menurutnya, santri yang memiliki jiwa pesantren akan menemukan kecocokan dalam sistem pendidikan Ma’had Aly.

    Harapan Besar di Ma’had Aly Al Fithrah

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Kepala Kurikulum PDF Ulya Al-Fithrah, Ust. Dzulfikar, S.Ud. Ia menyampaikan harapannya agar sebagian santri kelas XII dapat melanjutkan pendidikan ke Ma’had Aly. Menurutnya, Al-Fithrah memiliki prospek besar di masa depan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren terutama di Al-Fithrah. Hal tersebut membuka peluang bagi santri Pondok Pesantren Al-Fithrah terutama Ma`had Aly Al Fithrah untuk terus berkembang, termasuk di Al-Fithrah daerah-daerah, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni sebagai penunjang.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow, sharing, dan tanya jawab bersama alumni Ma’had Aly. Sesi ini dipandu oleh seorang host guna menjaga suasana diskusi tetap kondusif dan terarah. Melalui sesi ini, para santri diberi kesempatan untuk menggali informasi secara lebih mendalam terkait Ma’had Aly.

    Pada sesi pertama, pembahasan difokuskan pada sistem pendidikan di Ma’had Aly Al Fithrah, meliputi persiapan yang perlu dilakukan bagi calon mahasiswa serta berbagai kegiatan akademik dan kepesantrenan yang dijalani selama masa studi.

    Sesi kedua membahas tentang pengabdian (khidmah), di mana santri Ma’had Aly diwajibkan untuk mengabdi sebagai bentuk pengamalan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren. Para alumni menekankan pentingnya khidmah dalam membentuk karakter dan tanggung jawab seorang santri.

    Budaya Penelitian Ma’had Aly Al Fithrah

    Sesi terakhir Sosialisasi Ma’had Aly Al Fithrah membahas aspek penelitian di Ma’had Aly. Dijelaskan bahwa Ma’had Aly selain memiliki lingkungan disksui yang intens, juga memiliki budaya penelitian sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya, dengan adanya bimbingan dan arahan bagi mahasiswa dalam melaksanakan penelitian akademik.

    Dengan hasil Akreditasi Unggul, Ma’had Aly Al Fithrah siap memberikan layanan pendidikan dan pengajaran kepada para santri, terutama yang ingin mendalami tasawuf dan tarekat. Ma’had Aly Al Fithrah juga membuka peluang lebar bagi para santri, dosen, peneliti dan masyarakat umum untuk memasukan tulisannya di Jurnal Putih.

    Pendaftaran Santri Baru Ma’had Aly Al Fithrah Surabaya tahun ajaran 2026-2027 M / 1447-1448 H. dapat dilihat di website: https://psb.alfithrah.net/

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan santri kelas XII PDF Ulya Al-Fithrah memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai Ma’had Aly Al-Fithrah serta dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Liburan Pulang Santri Al Fithrah: Jadwal Kepulangan, Teknis, dan Pesan Penting Selama Liburan

    Liburan pulang santri merupakan salah satu momentum yang paling dinanti, selain agenda besar Haul Akbar Al Fithrah. Di masa inilah para santri kembali ke rumah untuk menyulam kebersamaan, melepas rindu dengan ayah bunda, saudara, dan keluarga besar.

    Sebagai bentuk ikhtiar memberikan waktu istirahat yang berkualitas sekaligus mempererat hubungan santri dengan keluarga, Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah menetapkan jadwal liburan pulang santri yang teratur, tertib, dan penuh tanggung jawab. Berikut informasi lengkap yang perlu diperhatikan oleh santri dan wali santri.


    Jadwal Liburan dan Waktu Kembali Santri

    Liburan pulang santri dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

    • Waktu kepulangan santri:
      Setelah Majelis Haul Akbar Al Fithrah, pada Ahad, 6 Sya’ban 1447 H / 25 Januari 2026 M
    • Waktu kembali ke pesantren:
      Senin, 14 Sya’ban 1447 H / 2 Februari 2026 M

    Santri diharapkan kembali tepat waktu. Santri yang datang di atas pukul 17.00 WIB akan dianggap terlambat dan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan pesantren.


    Teknis Kepulangan dan Kembali Santri

    Agar pelaksanaan liburan berjalan tertib, aman, dan lancar, berikut teknis yang harus diperhatikan:

    a. Ketentuan Kepulangan

    • Santri wajib dijemput oleh wali santri atau pihak yang diberi kuasa.
    • Khusus santri putri, penjemput diwajibkan menunjukkan kartu mahrom.
    • Selama berada di rumah, santri sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua/wali.
    • Santri tidak diperkenankan mengadakan kegiatan atau acara yang mengatasnamakan santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah.

    b. Ketentuan Kembali ke Pesantren

    • Santri wajib hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
    • Membawa perlengkapan pribadi, kitab, dan kebutuhan belajar.
    • Tidak membawa barang-barang terlarang sesuai tata tertib pesantren.
    • Pastikan kondisi fisik dan mental siap untuk kembali mengikuti kegiatan pesantren.

    Pesan dan Saran untuk Santri Selama Liburan

    Liburan bukan hanya waktu istirahat, tetapi juga kesempatan untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari di pesantren. Oleh karena itu, santri diharapkan:

    • Tetap menjaga shalat lima waktu, adab, dan akhlak Islami.
    • Menghormati dan berbakti kepada orang tua.
    • Membantu pekerjaan rumah dan menjaga keharmonisan keluarga.
    • Mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat seperti mengaji, membaca, dan silaturahmi.
    • Menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater pesantren.
    • Menghindari pergaulan dan aktivitas yang tidak bermanfaat.

    Penutup

    Demikian pengumuman liburan pulang santri Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah disampaikan. Semoga masa liburan ini membawa keberkahan, mempererat ikatan keluarga, serta menambah semangat santri untuk kembali menuntut ilmu dengan hati yang segar dan niat yang lurus.

    Atas perhatian dan kerja sama wali santri, kami sampaikan terima kasih.
    Jazakumullahu khoiron katsiro, wafiron, ma’furan fiddarain. Amin.

    Perluas Hingga Barat Kali, Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026 Siap Layani Puluhan Ribu Jamaah

    Surabaya– Dalam rangka menyukseskan Haul Akbar Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya Tahun 2026 yang akan digelar pada 24–25 Januari 2026, Tim Maktab telah memulai persiapan sejak tiga bulan sebelum puncak acara. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas terus meningkatnya jumlah jamaah dari tahun ke tahun.

    Haul Akbar Al-Fithrah dikenal sebagai salah satu agenda keagamaan terbesar di Surabaya, bahkan di Indonesia. Puluhan hingga ratusan ribu jamaah dipastikan hadir, tidak hanya dari berbagai daerah di Tanah Air, tetapi juga dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

    Kebutuhan akan tempat istirahat atau maktab pun menjadi aspek krusial yang harus dipersiapkan secara matang agar seluruh jamaah dapat mengikuti rangkaian haul dengan aman dan nyaman.


    Maktab: Wujud Memuliakan Tamu dan Menjaga Tradisi Masyayikh

    Dalam sejarahnya, pendirian maktab merupakan tradisi mulia yang telah dirintis langsung oleh Hadratusy Syaikh KH. Achmad Asrori Al-Ishaqy. Beliau secara pribadi dahulu meminta kesediaan rumah-rumah warga sekitar untuk dijadikan tempat menginap jamaah haul.

    Apa yang dilakukan beliau sejatinya merupakan pengamalan sabda Rasulullah SAW:

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
    “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya.” (HR. Muslim)

    Tradisi ini terus dilestarikan hingga kini oleh Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah sebagai bentuk khidmah dan penghormatan kepada para tamu haul.


    Strategi Tim Maktab: Koordinasi Daerah dan Perluasan Wilayah

    Pada tiga bulan awal persiapan, Tim Maktab berfokus pada penyusunan RAB, jadwal kegiatan, rapat persiapan, pelatihan tim, serta koordinasi dengan warga. Sosialisasi juga dilakukan secara daring melalui Zoom, menjangkau koordinator dari Jawa, luar Jawa, hingga luar negeri.

    Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir kami sudah membentuk koordinator daerah. Pendaftaran maktab kini satu pintu melalui koordinator daerah masing-masing yang terhubung dengan admin pusat,” jelas Ust. Moh. Arista, S.Ag, Koordinator Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026.

    Tim Maktab sendiri beranggotakan lebih dari 100 santri, didukung oleh Tim IT dan Tim Penjemputan khusus untuk melayani jamaah dari luar pulau dan luar negeri.

    Secara umum, maktab dibagi menjadi dua kategori, yaitu Maktab VIP untuk tamu luar pulau dan luar negeri, serta Maktab Umum untuk jamaah lainnya.


    1.121 Lokasi Maktab, Kapasitas Lebih dari 35 Ribu Jamaah

    Tingginya jumlah pendaftar maktab pada tahun ini mendorong Tim Maktab untuk melakukan strategi tambahan berupa perluasan wilayah jangkauan maktab. Jika sebelumnya maktab terpusat di wilayah timur kali, kini jangkauan telah meluas hingga wilayah barat kali dan bahkan wilayah utara, termasuk kawasan Gang Tambak Wedi Baru.

    Dalam proses pendataan, anggota Tim Maktab mendatangi rumah-rumah warga secara langsung. Respons masyarakat pun sangat menggembirakan. Warga dengan penuh keikhlasan menawarkan rumah, gedung, musala, masjid, hingga gudang, garasi, dan area parkir untuk dijadikan maktab, tanpa pungutan biaya apa pun kepada jamaah.

    Hingga Senin, 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.121 lokasi maktab dengan total kapasitas mencapai 35.756 jamaah.


    Sinergi Panitia dan Warga Demi Haul yang Khidmat

    Dengan capaian tersebut, Tim Maktab Haul Akbar Al-Fithrah 2026 menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Sinergi antara panitia dan masyarakat sekitar pondok menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelancaran, ketertiban, dan kekhidmatan Haul Akbar.

    Diharapkan, penyelenggaraan maktab pada Haul Akbar 2026 ini tidak hanya menjadi solusi teknis bagi jamaah, tetapi juga menjadi teladan nyata tentang khidmah, keikhlasan, dan semangat memuliakan tamu dalam tradisi pesantren.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai Maktab silakan hubungi: Admin Maktab WA 085755697207

    Pewarta: Erik Zulfa