Surabaya, 9 Mei 2026 — Institut Al Fithrah (IAF) Surabaya sukses menyelenggarakan Kajian Akbar Nasional sebagai puncak acara FUD Fair 2026, yang berlangsung pada Sabtu (09/05) di Gedung Timur Lt. 5 PonPes Assalafi Al Fithrah Surabaya.
FUD Fair 2026 merupakan agenda perdana hasil kolaborasi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAF Surabaya bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi, yakni HMP Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), HMP Ilmu Tasawwuf (ILTA), serta HMP Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Kegiatan ini menghadirkan berbagai perlombaan tingkat nasional yang kemudian ditutup dengan kajian bertema “Yaqin is Power, Qur’an is Direction.”
Mengenal Institut Al Fithrah
Institut Al Fithrah Surabaya adalah perguruan tinggi swasta berbasis pesantren yang terus berkembang di wilayah Surabaya Utara. Institusi ini didirikan pada tahun 2007 oleh Hadrotus Syaikh KH. Achmad Asrori Al Ishaqy bersama sejumlah tokoh pendidikan, di antaranya Prof. Dr. H. Soefjan Tsauri, M.Sc. (Peneliti Senior LIPI Jakarta).
Pertama kali didirikan, perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Al Fithrah berdasar SK No. DJ.I/495/2007 dan kemudian berkembang serta berubah status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah pada tahun 2010. Saat ini, telah tersedia tiga fakultas dan tujuh program studi. Ke depan akan dibuka prodi-prodi baru sesuai dengan perkembangan dan diharapkan dapat beralih status menjadi Universitas Al Fithrah.
Kajian Akbar: Meneguhkan Yaqin dan Arah Hidup
Di tengah kehidupan modern yang semakin kompleks dan penuh distraksi, kajian ini menjadi momentum refleksi spiritual untuk menenangkan hati dan meneguhkan arah hidup.
Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif:
- Dr. H. Rosidi, S.Pd.I., M.Fil.I
(Rektor IAF Surabaya & Ketua Umum Ath Thoriqoh Qodiriyah wan Naqsyabandiyah Al Utsmaniyyah)
Tema: Ilmu Yaqin dan Implementasinya Menuju Kesempurnaan Hakiki - KH. Ma’ruf Khozin
(Pengasuh PP Raudhatul Ulum Suramadu & Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur)
Tema: Ketika Hati Kehilangan Arah, Al-Qur’an Jadi Solusi Keseimbangan Batin
Kajian dipandu oleh Ahmad Yusup, S.Ag, demisioner IAF Surabaya sekaligus penyiar Radio Surabaya.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana M. Rico Al-Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba dan hadirin yang telah berpartisipasi.
Pesan Inspiratif Para Narasumber
Dalam pemaparannya, Dr. Rosidi menekankan pentingnya keyakinan dalam kehidupan seorang hamba. Tema yang beliau sampaikan merupakan bahasan yaqin yang diambil dari Kitab Al-Muntakhobat karya KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqy RA.
“Seorang hamba tergantung pada prasangkanya kepada Allah. Semakin positif keyakinannya, maka Allah akan memberikan sesuai dengan kadar keyakinan tersebut.”
“Yakin itu amat sangat penting” ucap beliau.
Sementara itu, KH. Ma’ruf Khozin mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak boleh hanya dijadikan “manual book” yang dibuka saat dibutuhkan saja.
Beliau mengutip konsep dari Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin tentang hati (qalb), serta menegaskan bahwa:
- Al-Qur’an adalah obat hati (syifa’ lima fis sudhur)
- Penyakit hati harus disembuhkan dengan pendekatan spiritual
- Dorongan menuju keburukan seringkali lebih cepat daripada kebaikan, sehingga perlu penguatan ruhani
Pengumuman Pemenang FUD Fair 2026
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga mengumumkan para pemenang berbagai lomba tingkat nasional.
Lomba Esai Ilmiah
- Juara 1: Aisyah Chorijatun/Nahri (IAIAN Purworejo) — Nilai 96
- Juara 2: Silsilu Durrotil Bahiyah (UIN KHAS Jember) — Nilai 95,9
- Juara 3: Siti Zaenab (IAF Surabaya) — Nilai 95,7
MTQ Digital Nasional
- Juara 1: Ahmad Faiz Al Haqqi — Nilai 96,7
- Juara 2: Hasna’ Hurriyah Zalfa’ — Nilai 96,5
- Juara 3: Wahyu Wardana — Nilai 96,4
Lomba Da’i Digital Nasional
- Juara 1: Aril Saputra — Nilai 80,6
- Juara 2: Naila Nur Khofifah Ambari — Nilai 78,1
- Juara 3: Qorin Asyam Ramadanti — Nilai 78
Komitmen dan Harapan ke Depan
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAF Surabaya juga menyampaikan kabar penting bahwa dalam waktu dekat Institut Al Fithrah akan bertransformasi menjadi Universitas Al Fithrah. Selain itu, IAF secara konsisten mengirimkan mahasiswa untuk program pengabdian internasional ke Malaysia dan Singapura setiap tahunnya.
FUD Fair 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan intelektual dan spiritual bagi generasi muda Islam. Melalui tema “Yaqin is Power, Qur’an is Direction”, kegiatan ini mengajak seluruh peserta untuk memperkuat keyakinan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah tantangan zaman.


